Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemkot Balikpapan Didesak Bentuk Posko Aduan Putus Kuliah

Diskusi tentang Perguruan Tinggi bersama Thohari Azis dan Agung Sakti Pribadi

BALIKPAPAN (wartamerdeka.info)- Pemerintahan Kota Balikpapan harus membuat Posko pengaduan anak putus kuliah, sebab banyak anak Balikpapan yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah karena tidak memiliki biaya. 

"Ini permasalahan kita semua, karena di data kami sangat banyak anak Balikpapan yang tidak kuliah, "kata DR Agung Sakti Pribadi Rektor Universitas Mulia dalam Diskusi Publik "Peningkatan SDM dengan Konsep Balikpapan Tanpa Putus Kuliah"yang diadakan oleh radio swasta pada hari ini (24/8/2020).

Menurut Agung kalau Sumber Daya Manusia (SDM) balikpapan mau meningkat dan berkembang maka anak-anak harus dikuliahkan. Apalagi Ibukota Negara (IKN) akan dipindahkan ke Penajam dan balikpapan akan menjadi penyangga dan pintu gerbang IKN maka SDM nya harus ditingkat kualitasnya supaya nantinya tidak menjadi penonton saja. 

Agung pun menyampaikan bahwa saat Walikota H Imdaad Hamid yang lalu, setiap perguruan tinggi di kota Balikpapan mendapatkan bantuan dana dari Pemkot Balikpapan, dimana setiap perguruan tinggi tersebut diberikan kewajiban untuk memberikan kuliah gratis  kepada anak-anak Balikpapan yang punya kemampuan dan kemauan untuk kuliah. 

"Sayangnya sejak sepuluh tahun terakhir bantuan tersebut tidak ada lagi, "ujar Agung. 

Sementara itu Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan Thohari Azis, SH akan memperjuangkan bantuan untuk perguruan tinggi di mata anggaran APBD kota Balikpapan. 

"Kami siap memperjuangkan aspirasi dan masukan dari perguruan tinggi, "kata Thohari. 

Termasuk untuk pemberian beasiswa kepada anak-anak Balikpapan juga menjadi perhatian supaya Pemkot Balikpapan bisa menaikkan dana bantuan beasiswa tersebut. 

"Saya tahu pak Thohari jadi calon Wakil Walikota kalau nanti bisa menjadi Wakil Walikota supaya bisa memperjuangkan anak-anak Balikpapan supaya tidak putus kuliah,"kata Agung. 

Thohari pun dengan optimis siap memperjuangkan aspirasi dunia perguruan tinggi supaya tidak ada anak-anak Balikpapan yang putus kuliah.(ton/Andy)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama