TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

SMPN 9 Balikpapan Temukan 3 Kesulitan Pembelajaran Sistem Daring

BALIKPAPAN (wartamerdeka.info) - Pada awal penerapannya, banyak siswa yang menanggapi kelas daring ini dengan baik. Namun, setelah berjalannya proses pembelajaran secara daring tersebut, banyak siswa justru mengalami kesulitan dalam belajar.

Kepala SMP Negeri 9 Balikpapan Ida Putu Sujana, Kamis (6/8/20) mengatakan, sedikitnya ada 3 kesulitan yang ditemukan dalam pembelajaran sistem daring dan luring.

Pertama, jaringan internetnya lemot. Sistem pembelajaran daring dan luring dapat berjalan efektif jika jaringan internetnya bagus.

Sebaliknya, ketika jaringan internetnya jelek, naka secara otomatis proses kegiatan belajar mengajar (KBM) online pasti terhambat.

Kedua, ada peserta didik yang membuat alasan yang mengada ada. Artinya, banyak juga peserta didik yang mengatasnamakan jaringan jelek lalu mengurangi niatnya mengikuti kegiatan pembelajaran online.

Ketiga, kuota yang terbatas. Orang tua yang terkena dampak covid-19 tentu akan kesulitan, terutama orang tua yang secara ekonomi tidak memadai, tentu kesulitan beli kuota.

"Juga masih ada tenaga pengajar di SMPN 9 ini yang belum memahami jaringan internet. Ini juga menjadi masalah bagi kami" ujar Putu.(ton)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama