Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Komunitas PECI SUCI Ajak Masyarakat Dan Pengusaha Peduli Ekosistim Sungai


TANGERANG ( wartamerdeka.info) - Berkat kerja keras membersihkan sampah dan menata lingkungan disepanjang aliran sungai Cicayur anak sungai Cisadane agar ekosistim yang ada dapat terjaga dengan baik, kini membuahkan hasil. Terbukti saat ini kondisi lingkungan sepanjang aliran sungai tersebut tidak kumuh lagi bahkan terlihat semakin asri dan sehat. 

Warna air nya yang sebelumnya kotor, hitam pun kini menjadi bersih dan aromanya juga tidak tercium bau menyengat.

Perubahan yang terjadi tersebut adalah hasil kerja keras dari Komunitas PECI SUCI (Peduli Cinta  Sungai Cicayur) sebuah komunitas peduli lingkungan yang dibentuk tanggal 6 Juli 200 oleh beberapa warga  yang tinggal di sepanjang aliran sungai Cicayur Kelurahan Panunggangan Barat Kecamatan Tangerang Kota Tangerang.

Komunitas ini gigih dalam meyakinkan serta menghimbau masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan suangai.

Adalah Sadek Sundana salah satu diantara sosok yang ikut andil dalam pembentukan PECI SUCI.

Selain itu ada Edi Kiswanto. yang biasa disapa Pakde juga Bang Banteng , tokoh masyarakat Panunggangan Barat, serta Bang Atta Sanjaya, tokoh pemuda.

Sementara Ketua Peci Suci  dipercayakan kepada Sulaiman.

Menurut Sadek Sundana, awalnya tantangan dan kendala yang dihadapi PECI SUCI sangat berat dan  beragam diantaranya adalah selain kurangnya pemahaman dan pengetahuan serta rendah nya kesadaran  masyarakat  terhadap pelestarian lingkungan sekitarnya juga tak kalah penting banyaknya pelangaran yang dilakukan perusahaan, pabrik yang membuang limbah produksinya langsung  ke sungai tanpa proses pengolahan terlebih dahulu.

Akibatnya menimbulkan kerusakan ekosistim di sepanjang aliran sungai  berakibat  kwalitas air menjadi menurun.

Kondisi seperti ini kerap menimbulkan  perseteruan atau konflik antara Peci Suci dan Pengusaha yang melangar Peraturan Pemerintah terkait Lingkungan Hidup tersebut.


Di samping itu menurut Sadek, keterbatasan dana juga mempengaruhi kegiatan pelestarian lingkungan. 

Namun kondisi tersebut tidak membuat mereka patah semangat  bahkan lebih memotivasi anggota Peci Suci dalam mengatasi persolan lingkungan di kawasan tersebut dengan kemampuan apa adanya.

"Semua ini hasil dari kerja keras dan bahu membahu seluruh pengurus Peci Suci dan warga disini," jelas Sadeh Sundana yang juga menjabat Ketua Rt 001 Rw 06. 

Tidak hanya peduli kebersihan lingkungan aliran sungai saja, Sadeh juga mengajak masyarakat untuk peduli dengan dunia  pendidikan terutama untuk masa depan generasi muda yang ada di wilayahnya. 

Untuk mewujudkan obsesinya tersebut Sadeh bersama rekan pejuang lingkungan lainnya membangun sarana belajar anak usia dini yang terletak tidak jauh dari sungai.

"Alhamdulilah , dengan hanya modal  yakin dan semangat akhirnya pelan pelan terbangun juga bangunan serba guna ini...Jadi selain bisa dipakai untuk kegiatan belajar anak anak usia dini juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan warga disini," ujar Sadeh Sundana Senin (25/01), di Aula Sekretariat PECI SUCI Kelurahan Panunggangan Barat, Kota Tangerang.

Untuk menunjang kegiatan Peci Suci melaksanakan program pelestaian lingkungan aliran sungai, Sadeh mengharapkan adanya bantuan dan perhatian dari para pegusaha yang limbah dari kegiatan usahanya mengalir ke sungai Cicayur lewat Program CSR (Community Social Responcibility).

"Bagaimanapun juga limbah dari perusahaan perusahaan  yang  mengalir ke sungai Cicayur punya andil besar dalam pencemaran lingkungan. Jadi wajar saja kalau membantu kami menjaga lingkungan sungai," tegasnya.

(Hanafi)

Posting Komentar untuk "Komunitas PECI SUCI Ajak Masyarakat Dan Pengusaha Peduli Ekosistim Sungai"