Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Aparat Gabungan Nguter Gelar Edukasi Prokes, Pasar Masih Menjadi Target Utama

SUKOHARJO (wartamerdeka.info) - Tempat-tempat kuliner malam menjadi prioritas bagi para aparat gabungan yang tergabung dalam Satgas Penaggulangan Covid 19 di wilayah Kecamatan Weru. Dengan diberlakukannya PPKM mikro di wilayah Kabupaten Sukoharjo, pembatasan jam operasional menjadi prioritas himbauan untuk menghindari terjadinya kerumunan di tengah malam.

Penegakan disiplin protokol kesehatan ini merupakan upaya menekan jumlah penambahan kasus covid 19 di wilayah Sukoharjo yang hingga hari ini masih terjadi penambahan meskipun dengan tren menurun jumlahnya.

Operasi Yustisi dan penagakan protokol kesehatn kali ini menyasar para pelaku wisata kuliner (pedagang kaki lima, rumah makan dan resto) yang ada di wilayah kecamatan Weru. Kepada mereka aparat gabungan meberikan himbauan agar tetap disiplin melaksanakan 3M disela-sela aktifitasnya. Kegiatan ekonomi harus berjalan, namun tetap patuhi PPKM yang sedang diberlakukan.

"Patroli ini merupakan bagian dari aktifitas rutin kami menjaga kondusifitas dan kemanan wilayah yang menjadi tanggung jawab kami, namun berkaitan dengan adanya KLB pandemi civid 19, kami juga sekaligus melaksanakan edukasi dan himbauan yang berkaitan dengan pendidiplinan warga terhadap PPKM dan operasi yustisi penegakan Protokol kesehatan," terang Pelda Heri, Minggu  (14/03/2021) 

Malam itu, selain memberikan himbauan langsung ke masyarakat diberikan pula masker secara gratis, dan menegur warga yang tidak menghiraukan protokol kesehatan seperti bergerombol, tidak menggunakan masker, secara langsung diberikan peringatan berupa teguran. (Tio)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama