// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Pangdam XII/Tpr Apresiasi Satgas Pamtas Yang Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkoba

SAMBAS (wartamerdeka.info) - Beri apresiasi atas keberhasilan Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas dalam mencegah masuknya Narkotika di perbatasan, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad melaksanakan kunjungan kerja ke Pos Koki Sajingan Besar, Minggu (14/3/2021). 

Berbeda dari kunjungan-kunjungan sebelumnya, lawatan kali ini dilakukan Pangdam selaku Pangkoopsdam XII/Tpr dengan bersepeda bersama para pejabat utama Kodam XII/Tpr dan Tanjungpura Cycling Club atau TCC dari Pontianak - Aruk dalam even bertajuk Tour De Aruk G310K. 

Sebelumnya Satgas Pamtas Yonif 642/Kps bersama Satgas Intel Kodam XII/Tpr berhasil dua kali mengamankan Narkotika golongan I jenis sabu. Pertama, sabu seberat 42,928 Kg berhasil diamankan Satgas Pamtas saat melaksanakan patroli di Jalur Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) wilayah Dusun Aruk, Desa Sebunga, Kec. Sajingan Besar, Sambas pada hari Minggu (7/3).

Kedua, paket sabu seberat 10,765 Kg, berhasil diamankan juga saat melaksanakan ambush di JIPP wilayah Dusun Aruk, Desa Sebunga pada hari Rabu (9/3) selang tiga hari dari temuan pertama.

Atas keberhasilan tersebut serta dalam rangka memberikan semangat kepada prajurit, Pangdam XII/Tpr datang langsung melakukan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan dengan bersepeda. 

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengungkapkan, keberhasilan tersebut diraih para prajurit tidak dengan mudah. Untuk melaksanakan ambush perlu perencanaan, persiapan serta pelaksanaannya juga memerlukan pengorbanan. 

Menurut Pangdam juga, didalam melaksanakan ambush atau pengendapan memang diperlukan suatu ketabahan, disiplin tempur yang tinggi, keuletan bagaimana menunggu orang yang diduga membawa sabu, dengan begitu banyaknya di titik-titik jalan tikus perbatasan.

"Agar kita sama-sama merasakan sakitnya bagaimana prajurit melaksanakan ambush, makanya saya datang kesini dengan bersepeda, kedatangan saya kesini kita kemas dengan olahraga," kata Pangdam saat memberikan pengarahan kepada Satgas Pamtas Yonif 642/Kps.

Pada kesempatan sebelumnya, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, keberhasilan ini merupakan keberhasilan bersama Satgas Pamtas, Satgas Teritorial dan Satgas Intelijen. Keberhasilan ini menjadi tolok ukur pelaksanaaan operasi dan sekaligus suatu penyemangat baru bagi personel.

"Keberhasilan ini menjadi suatu pengalaman yang baik dan dasar untuk tugas berikutnya. Kedepan kita harus lebih waspada dan awas lagi, serta kerja keras lagi untuk melaksanakan Pembinaan Teritorial agar masyarakat menjadi lebih terbuka dan mau melaporkan apabila ada indikasi upaya penyelundupan Narkoba," harap Pangdam.

Dalam kesempatan tersebut Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad serta Kasdam XII/Tpr memberikan piagam penghargaan kepada 15 personel Satgas Pamtas dan 7 personel Satgas Intelijen Kodam XII/Tpr. (Pendam XII/Tpr)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama