// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Hilang Terseret Air Sungai, Bocah Warga Potugu Ditemukan Tewas Mengapung

BUOL (wartamerdeka.info) – Polsek Momunu, Korban pelajar Sirajuddin (14) yang tenggelam di sungai Potugu akhirnya di temukan dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi mengapung, Minggu (14/3/2021)

Korban ditemukan setelah dua hari dilakukan pencarian oleh Tim gabungan TNI-Polri bersama Pemerintah, Relawan Mapala dan warga setempat, Akhirnya Ditemukan oleh pihak keluarga sekitar 200 meter dari lokasi kejadian sekitar pukul 21.11 Wita

Sebelumnya, korban dikabarkan tenggelam saat mencari kayu bakar bersama 3 temannya. Saat menyebrangi sungai, korban terjatuh terseret arus dan tidak bisa tertolong.

Kapolsek Momunu Iptu Razak Abas Abdullah yang didampingi Kanit Binmas Ipda Ridwan, S.IP., yang berada di rumah duka mengatakan bahwa jasad almarhum pada saat ditemukan dalam kondisi mengapung dan langsung dievakuasi menuju rumah orang tuanya. 

Kemudian almarhum malam ini Minggu (14/3/2021) pukul 23.00 Wita dimakamkan di kampung halamannya Desa Potugu Kecamatan Momunu.

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., melalui Kapolsek Momunu Iptu Razak Abas Abdullah  menyikapi kejadian tersebut menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati, untuk selalu memantau anak-anaknya yang sedang bermain apalagi di wilayah sungai, karena saat ini cuaca masih ekstrim.

"Jadi kami mohon kerjasamanya," ucapnya.

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., beserta jajaran mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum, semoga almarhum diampuni dosa-dosanya dan diberikan tempat yang layak disisi Allah SWT, Ungkap AKBP Dieno Hendro Widodo. (Tio)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama