// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

Ribuan Santri Di Tasikmalaya Diperbolehkan Mudik

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Tasikmalaya terkenal sebagai kota Santri, yang para muridnya datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, atau dari luar Jawa yaitu Papua, Sulawesi, Kalimantan,dll.

Pasca ditetapkannya larangan mudik bagi siapa saja mulai  6 Mei 2021, kini ribuan orang santri di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya mensiasati mudik sebelum batas larangan berlaku.

Pesantren pesantren besar tersebut mulai memberangkatkan santri yang mudik, walau secara bergelombang dengan waktu yang berbeda. Didahului oleh pesantren Riyadlul Ulum Wadda'wah Condong, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya Jawa Barat, kemarin, Jumat  (30/4/2021), telah mempersilahkan ratusan santrinya untuk mudik.

Bari ini Sabtu (1/5/2021), para santri  yang mudik adalah dari  pesantren Idrisiyyah Pageningan, Kabupaten Tasikmalaya, yang jumlahnya sekitar 500 orang. Mereka mudik ke berbagai kota di Indonesia.

"Semuanya 1200 orang, namun sebagian sudah mudik beberapa hari yang lalu, dan hari ini sisanya 500 orang," ungkap KH Cecep Hidayatullah, sesepuh pesantren Idrisiyyah, hari ini Sabtu ( 1/5 )

Sedangkan di tempat terpisah, KH Abun Bunyamin Ruhiat, pimpinan Pondok Pesantren Ci Pasung Singaparna mengatakan, jika pihaknya baru akan memudikkan para anak didiknya, pada hari Selasa mendatang, tanggal 4 Mei 2021.

"Kami perbolehkan santri untuk mudik dengan memenuhi protokol kesehatan. Jadi, mudik untuk santri itu aman, karena saat perginya dari satu titik dan jelas berbeda dengan masyarakat pada umumnya," jelasnya saat diwawancarai.

"Jadi kami tetap izinkan dalam arti  pada tanggal 04 Mei 2021, seluruh santri akan kami pulangkan dengan moda transportasi khusus," paparnya, mengakhiri.(H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama