Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Pasca Ditutupnya Jalan SD Tugu 2, Kini Pemerintah Turun Tangan


TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Pasca viralnya penembokan akses utama masuk ke Gedung SD Tugu 2 Tasikmalaya, kini pihak pemerintah akan melakukan negoisasi kepada pemilik lahan tersebut untuk berupaya membebaskan tanah yang dipakai jalan menuju sekolah itu.

Demikian yang dikatakan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dickhsan saat live di Tv One kemarin. Dia mengatakan akan berusaha mencari pemiliknya untuk membicarakan hal itu dan akan dijadwalkan ke anggaran tahun 2022.

Dengan demikian pihak Sekolah melalui Kepsek  Ibu Hj.Sri Mulyani mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah karena Sekolah memang lebih baiknya mempunyai pintu masuk dari depan jalan Raya SL Tobing seperti sediakala, karena jalan itu merupakan sebuah jalan Raya besar dimana muka sekolah menghadap kesana.

"Sebetulnya penembokan ini sudah setahun yang lalu saat sekolah sedang melakukan Pembelajaran di Rumah (daring),dan saya juga tidak tahu awalnya karena belum bertugas di Sekolah ini," kata Sri Mulyani, Kamis (2/9/2021).

Sri pun mengatakan, selama menggunakan jalan alternatif banyak yang jatuh ke sawah, bahkan salah seorang Guru pun mengalaminya.

"Tapi apaboleh buat karena itu satu satunya jalan belakang yang bisa di lalui pasca penutupan jalan depan," katanya.

Sekolah ini berlokasi di pinggir sawah dan berdampingan dengan sebuah gunung, bahkan katanya bangun sekolah ini dulu pernah tertimpa batu besar hingga rusak berat, dan juga pernah kemalingan buku Paket serta Alat Tulis Kantor (ATK).

"Ini terjadi mumgkin keamanan kurang terjamin  karena sekolah ini belum di bangun pagar atau tembok penyekat untuk keamanan," demikian pendapat beberapa  warga setempat.(H.Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama