// Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. // Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Trulli
Seorang pengungsi duduk di samping tendanya di sebuah perkemahan sementara, di tengah meningkatnya permusuhan antara Israel dan Hizbullah, seiring berlanjutnya konflik AS-Israel dengan Iran, di Beirut, Lebanon, pada 26 Maret 2026 [Raghed Waked/Reuters]

Beritanya..

Hossein: Pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan


Hossein Kanani Moghaddam, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, mengatakan kepada NHK pada hari Jumat bahwa dirinya skeptis terhadap pernyataan Trump yang meminta waktu untuk menyelesaikan pengerahan pasukan AS di kawasan itu, guna merebut pulau-pulau di Teluk Persia. Dirinya menekankan pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan.

Lanjut...

Satgas BLBI Polri Sita Aset Senilai Rp 5,9 Triliun

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dilibatkan dalam Satuan Tugas (Satgas) penanganan hak tagih negara dana BLBI berhasil menyita aset senilai Rp 5,9 triliun untuk dikembalikan kepada negara. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, total aset tersebut berupa pengamanan dan penguasaan fisik dari aset yang dimiliki oleh obligor atau debitur dana BLBI. 

“Rp 5,9 triliun nilai aset yang disita, pengamanan dan penguasaan fisik aset obligor,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Kamis (27/1/2022). 

Disamping itu, Kapolri menyampaikan upaya korps bhayangakara dalam mengungkap kasus kejahatan terhadap kekayaan negara atau tindak pidana korupsi terus dilakukan secara masif. Dimana selama tahun 2021, Polri telah menangani 247 kasus tindak pidana korupsi. 

“Berdasarkan penilaian BPK dan BPKP, total kasus keuangan negara senilai 442 miliar berhasil diselamatkan atas penyidikan perkara korupsi sepanjang tahun 2021. Jumlah tersebut meningkat 18,5 persen dibanding tahun 2020,” kata mantan Kabareskrim Polri ini. 

Tidak hanya melakukan penidakan, upaya pencegahan juga dilakukan melalui perbaikan sistem secara terukur melalui perbaikan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia. 

Sebab, kata Listyo Sigit, hasil penelitian menunjukan bahwa angka peningkatan IPK sebesar 1 poin berkontribusi terhadap peningkatan Gross Domestic Product sebesar 1,7 persen atau Rp 273 triliun. 

“Untuk penguatan upaya pemberantasan korupsi, Polri juga telah merekrut 44 mantan pegawai KPK dengan mengedepankan upaya pencegahan korupsi dan pengembalian keuangan negara,” beber mantan Kapolda Banten ini. 

Di sisi lain, Mantan Kadiv Propam ini menambahkan, sepanjang tahun 2021 Polri telah mengungkap 324 kasus tindak pidana kejahatan kekayaan alam berupa ilegal loging, 350 ilegal mining dan 35 kasus ilegal fishing. 

“Total kasus yang diselesaikan sebanyak 247 kasus dari 557 kasus,” kata Listyo Sigit. 

Penegakan hukum tegas kepada pelaku perusak alam ini, merupakan komitmen Polri dalam melindungi kekayaan alam Indonesia dari perusak hutan lindung yang mengakibatkan bencana alam. (Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama