Perayaan Imlek Masih Dibatasi, Karena Pandemi Covid Belum Berakhir

KAB TANGERANG (wartamerdeka.info) -  Malam perayaan Imlek di Klenteng Puna Karyà Tangerang terasa tidak begitu ramai. Katena suasana Imlek masih diselimuti suasana Pandemi Covid omicron.

Klenteng ini berdiri sejak Tahun 1996 sudah 25 tahun lalu. Jadi klenteng ini dibangun oleh warga khonghucu.

Tapi Klenteng ini terbuka,  bebas buat umat siapa saja.

Ketua Yayasan Klenteng Puna Karya, Kho An menjelaskan, setiap tahun wihara ini merayakan Imlek dengan sukacita, tetapi dua tahun belakangan ini terasa sepi dan ada pembatasan setiap pengunjung, karena adanya musibah Pandemi Covid yang masih melanda di lingkungan Kabupaten Tangerang.

"Di masa pandemi ini orang yang habis ibadah diharap kembali ke rumah masing- masing, jadi tahun ini perayaan imlek di wihara kami tidak ada acara Barongsay. Walau sebenarnya kami akan adakan, dan sudah mendapat persetujuan dari Muspika sini,"  ucap Kho An, kepada awak media,  Senin (31/01/2022) malam.

Tambah Kho An, sebenarnya puncak acara Imlek ini pada hari kelima belas (Chap go meh). Nah itu hari ramainya imlek ini, dan malam ini yang datang ke klenteng hanya seputar warga sini.

Sementara itu Benly, warga Citra Raya mengatakan bahwa ia bersama keluarga datang hanya untuk beribadah, karena saat ini masih dalam kondisi Pandemi, maka ia usai bersembahyang akan kembali pulang ke rumah.

"Saya berharap Pandemi ini cepat berlalu, agar aktivitas kita bisa seperti dahulu lagi," pinta Benly.  (Fatah)

Posting Komentar untuk "Perayaan Imlek Masih Dibatasi, Karena Pandemi Covid Belum Berakhir"