// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Terlibat Aksi Tawuran Dengan Sekolah Lain, Siwa SMK Gema Karya Bahana Dapat Kunjungan Dan Pembinaan Dari Jajaran Polsek Bekasi Selatan

KOTA BEKASI (wartamerdeka.info) - Terlibat dalam aksi tawuran dengan sekolah lain, Siwa SMK Gema Karya Bahana yang terletak di kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan mendapat kunjungan dan pembinaan dari jajaran Polsek Bekasi Selatan, pada Senin (10/10/2022).

Mewakili Polsek Bekasi Selatan, Bhabinkamtibmas Pekayon Jaya, Aiptu Muchtar Yahya memberikan pembinaan kepada para siswa didampingi para guru dan kepala sekolah.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari menuturkan bahwa dalam kunjungannya, petugas menghimbau para siswa untuk menghindari aksi tawuran ataupun membawa senjata tajam.

"Para pelajar diarahkan agar sepulang sekolah agar pulang ke rumah masing-masing setelah itu baru bisa bertemu kembali dengan kawan-kawannya untuk bermain atau belajar kelompok dan

Para pelajar tidak boleh membawa senjata tajam karena apabila kedapatan membawa senjata tajam akan diproses sesuai hukum yang berlaku," ungkap Erna kepada media.

Setelah terjadi sebelumnya video viral siswa membawa senjata tajam di wilayah Cikunir, petugas segera melakukan tindakan cepat dengan mengamankan beberapa pelajar dari SMK swasta dan SMK Negeri.

SMK Gema Karya Bahana diduga terlibat aksi tawuran dengan SMK N 9 Kota Bekasi dan videonya viral. Dalam video itu nampak beberapa remaja itu membawa senjata tajam jenis celurit. 

Para pelajar kemudian diamankan pada Sabtu 8 Oktober beserta barang bukti 3 bilah senjata tajam jenis celurit ke kantor Polsek Bekasi Selatan. Orang tua mereka yang datang nampak syok melihat anaknya itu. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama