Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Toko Berlantai Dua Dilalap Si Jago Merah, Awning Pasar Pagi Kotabumi Hambat Damkar Padamkan Api

LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) - Toko berlantai dua  di Pasar Pagi Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dilahap si jago merah, Rabu malam (05/10/22).

Dari pantauan di lapangan, api melahap 1 toko  berlantai dua yang menjual pakaian. Tiap toko tersebut hanya dibatasi satu tembok dinding pemisah.

Menurut keterangan Faisal, saksi mata warga setempat yang melihat kejadian tersebut saat diwawancarai,  menerangkan, hntuk sementara ini  dia belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Dia menambahkan, awal terjadinya  kebakaran tersebut sekitar lepas magrib.

"Saya bersama warga melihat kepulan asap tebal dari dalam toko tersebut, tanpa pikir panjang saya bersama warga  langsung menemui mertua dari pemilik toko yang tidak jauh dari tempat kejadian,  meminta izin membuka paksa pintu toko untuk memadamkan si jago merah  agar tidak menyebar lebih luas," ungkapnya.

Pemilik toko,  sedang berada di luar kota. 

Dalam kebakaran tersebut terdapat 2 unit kendaraan roda dua yang berada di dalam toko.

"Alhamdulillah satu unit kendaraan roda dua masih bisa kita selamatkan dengan dibantu oleh petugas pemadam kebakaran," ujarnya.

Faisal juga berharap untuk Pemerintah Kabupaten Lampura, agar cepat membenahi kumuhnya Pasar Pagi Kotabumi ini, karena jalan-jalan umum sudah dipenuhi awning pedagang kaki lima yang kian menumpuk.

"Sehingga kendaraan sulit untuk melewati jalan ini, apa lagi terjadi musibah kebakaran seperti ini, kendaraan pemadam saja  sulit untuk mecapai titik lokasi kebakaran dikarenakan sembrawutnya tata kelola pasar," pungkasnya.. (yoke) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama