Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sekjen Purna Paskibraka Indonesia Sumut Mohon Presiden Jokowi Aktifkan Kembali Kilang Minyak Di Pangkalan Brandan


P. BRANDAN (wartamerdeka.info) -Sekretaris Jenderal Purna Paskibraka Indonesia Sumatera Utara M Indra Firanda NST SP mohon kepada  Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo untuk  membangun dan mengaktifkan kembali kilang minyak PT Pertamina yang berada di Desa Puraka, Kecamatan Sei Lepan, Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat.


Menurut Indra Firanda NST, kilang minyak Pertamina  di wilayah teluk Aru ini adalah kilang minyak yang dulunya disebut Unit Pengolahan I ( UP I).

"Kilang minyak di Pangkalan Brandan ini menjadikan Pertamina perusahaan raksasa sebab tanpa pangkalan Brandan mungkin sejarah Pertamina tak akan pernah ada," ungkap Indra Firanda.

Dikatakannta, pada saat ini  perekonomian di Pangkalan Brandan khususnya dan  umumnya di wilayah Teluk Aru sangat jauh menurun dibandingkan saat kilang minyak masih diaktifkan.

Terbukti, saat ini  banyak pengangguran di Kota Pangkalan Brandan.  Sebutan kota minyak  kini hanya kenangan  belaka.

"Untuk itu kami mohon kepada Presiden Republik Indonesia bapak Ir Joko Widodo  agar memprioritaskan membangun kembali dan mengaktifkan kilang minyak di Pangkalan Brandan. Saya yakin bapak Jokowi melihat keluhan yang dirasakan rakyatnya," tutupnya. (Anwar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama