// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Trump: Pembicaraan dengan Iran Mungkin Terjadi 'Pada Akhir Pekan'


Kurang dari seminggu sebelum berakhirnya gencatan senjata antara AS dan Iran, kedua pihak mungkin semakin mendekati putaran pembicaraan berikutnya. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa pertemuan berikutnya mungkin akan berlangsung pada akhir pekan.

Baca selanjutnya...

 


Awan Gelap, TIM JIC: Hilal Tak Terlihat Di Pulau Karya


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Setelah sebelumnya Tim Falakiyah Jakarta Islamic Centre (JIC) melakukan rukyatu hilal awal Ramadhan 1444 Hijriah di Pulau Tidung Kepulawan Seribu, kini Tim Falakiyah JIC kembali melakukan kegiatan rukyatul hilal di Pulau Karya yang merupakan salah satu Pusat Observasi Bulan (POB) se-Indonesia.


Kepala Subdivisi Pendidikan dan Pelatihan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) mengatakan, menurut hasil pemantauan di Pulau Karya, Kabupaten Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta diperoleh data bahwa sudah terjadi ijtima’ atau konjungsi pada Kamis, 20 April 2023 jam 11.12.27 WIB.


“Posisi bulan dan matahari saat matahari terbenam, ghurub, pada Kamis, 20 April 2023 hilal ada diketinggian 01 derajat 56 menit 30 detik dengan sudut elongasi 03 derajat 32 menit 04 detik," terang Ustaz Arief Rahman Hakim kepada islamic-center.or.id di Pulau Karya Kepulauan Seribu, Kamis (20/4/2023).



"Namun sepanjang pantauan kami di lapangan, hilal tertutup awan tebal,” terangnya.


Lebih lanjut Ustadz Arief menegaskan terkait penentuan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah Tim Falakiyah JIC tetap akan menunggu keputusan pemerintah melalui proses sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag).


Seperti diberitakan sebelumnya Kemenag akan melakukan sidang isbat pada Kamis (20/4/2023).


"Jika pada saat sidang isbat nanti, Tim Kemenag yang melaksanakan rukyat hilal di seluruh wilayah Indonesia tidak ada yang melihat hilal, maka Ramadhan 1444 H digenapkan menjadi 30 hari," pungkasnya. (M)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama