Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Awan Gelap, TIM JIC: Hilal Tak Terlihat Di Pulau Karya


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Setelah sebelumnya Tim Falakiyah Jakarta Islamic Centre (JIC) melakukan rukyatu hilal awal Ramadhan 1444 Hijriah di Pulau Tidung Kepulawan Seribu, kini Tim Falakiyah JIC kembali melakukan kegiatan rukyatul hilal di Pulau Karya yang merupakan salah satu Pusat Observasi Bulan (POB) se-Indonesia.


Kepala Subdivisi Pendidikan dan Pelatihan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) mengatakan, menurut hasil pemantauan di Pulau Karya, Kabupaten Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta diperoleh data bahwa sudah terjadi ijtima’ atau konjungsi pada Kamis, 20 April 2023 jam 11.12.27 WIB.


“Posisi bulan dan matahari saat matahari terbenam, ghurub, pada Kamis, 20 April 2023 hilal ada diketinggian 01 derajat 56 menit 30 detik dengan sudut elongasi 03 derajat 32 menit 04 detik," terang Ustaz Arief Rahman Hakim kepada islamic-center.or.id di Pulau Karya Kepulauan Seribu, Kamis (20/4/2023).



"Namun sepanjang pantauan kami di lapangan, hilal tertutup awan tebal,” terangnya.


Lebih lanjut Ustadz Arief menegaskan terkait penentuan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah Tim Falakiyah JIC tetap akan menunggu keputusan pemerintah melalui proses sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag).


Seperti diberitakan sebelumnya Kemenag akan melakukan sidang isbat pada Kamis (20/4/2023).


"Jika pada saat sidang isbat nanti, Tim Kemenag yang melaksanakan rukyat hilal di seluruh wilayah Indonesia tidak ada yang melihat hilal, maka Ramadhan 1444 H digenapkan menjadi 30 hari," pungkasnya. (M)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama