Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Rayakan Idul Fitri Di Rutan Barru, Momen Silaturrahmi WBP Bersama Keluarga.


BARRU (wartamerdeka info) -Bagi umat muslim, Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang selalu ditunggu untuk saling bersilaturahmi. Tidak lengkap rasanya Hari Raya Idul Fitri jika tidak berkumpul dengan keluarga. Biasanya saat Hari Raya Idul Fitri, umat muslim akan berkumpul dan saling bermaafan kepada orangtua dan sanak saudara. 


Tapi, bagaimana dengan mereka yang mendekam di balik jeruji ? Menjalani kehidupan sebagai warga binaan, apakah harus pasrah bahwa lebaran memang harus dirayakan tanpa sungkeman dengan orang tua, kakak, adik, dan anggota keluarga lainnya ?


Meskipun kebebasan mereka dibatasi tembok dan jeruji besi, ternyata hak mereka untuk bertemu dengan keluarga tetap diperhatikan. Tidak terkecuali pada momen Hari Raya Idul Fitri tahun ini. 


Kesempatan warga binaan untuk bertemu dengan keluarga betul-betul dimanfaatkan dengan kembali dibukanya layanan kunjungan tatap muka Hari Raya idul Fitri 1444 H. Di Rutan Kelas IIB Barru sendiri telah dibuka layanan kunjungan lebaran selama 4 hari dari tanggal 22 sampai 25 April 2023. 


Suasana haru dan bahagia terlihat pada saat keluarga bertemu dengan warga binaan yang berada di dalam Rutan Kelas IIB Barru. Mereka dapat bercengkrama secara langsung serta berbagi cerita dan tawa di hari yang penuh kemenangan itu. 


Momen perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini terasa istimewa bagi warga binaan dikarenakan tahun-tahun sebelumnya ditiadakan lantaran adanya pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari antusiasme pengunjung dari hari pertama sampai terakhir tercatat ada 993 pengunjung. 


Sebagai upaya mengatasi gangguan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan layanan kunjungan, Rutan Kelas IIB Barru telah membentuk Tim Petugas Posko penerimaan barang titipan dan kunjungan hari raya. Aturan ketat telah diberlakukan terhadap pengunjung mulai pada saat registrasi keluarga inti sampai pada saat penggeledahan badan sebelum masuk ke ruang kunjungan.


Kegiatan layanan besukan ini di pantau dan diawasi langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Barru Mashuri Alwi. Beliau memonitor langsung pelaksanaan penerimaan kunjungan hari raya.


Karutan juga mengapresiasi kinerja seluruh elemen sehingga layanan besukan hari raya Idul Fitri berjalan dengan aman dan tertib sampai hari terakhir.


"Saya ucapkan terima kasih atas bantuan pengamanan kunjungan dari pihak TNI dan POLRI. Terima kasih juga kepada seluruh petugas Rutan Barru yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung. Ditengah lonjakan masyarakat yang sangat ramai mengunjungi warga binaan untuk bersilaturahmi, Alhamdulillah pelaksanaan layanan kunjungan tatap muka selama lebaran kali ini berjalan dengan aman dan lancar berkat sinergitas yang baik antara Rutan Barru, TNI dan pihak kepolisian," ucap Mashuri Alwi.


(Hms Rutan/Syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...