Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Jelang HUT Proklamasi, 70 Paskibraka Barru Jalani Diklat


BARRU (wartamerdeka.infp)- Pasukan Pengibar Bendera Pusaka  (Paskibraka) merupakan pasukan pilihan dari pelajar-pelajar terbaik telah melalui tahapan seleksi yang ketat sehingga tidak mudah menjadi Paskibraka. Oleh karena itu jangan sia-siakan kesempatan ini. 

Hal ini dikatakan Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, saat membuka Pelatihan Paskibraka tingkat Kabupaten Barru di Menara MPP Kantor Bupati Barru Senin (31/7/23).

"Tidak mudah menjadi anggota Paskibraka, karena harus melalui seleksi yang ketat. Semua pasti berkeinginan untuk menjadi Paskibraka. Untuk itu jangan di sia-siakan kesempatan ini," ujar Suardi. 

Dalam rilis Humas IKP disebutkan, Bupati  atas nama  Pemerintah Kabupaten Barru sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas prestasi para peserta yang telah berhasil terpilih untuk mengemban tugas mulia ini.


Suardi Saleh berharap, seluruh peserta Paskibraka 2023 ini mengikuti proses pelatihan dan pendidikan dengan baik, tak terkrcuali kepada yang mewakili Barru tingkat Provinsi Sulsel senantiasa jaga kesehatan dan nama baik daerah, jadilah duta Barru untuk kebaikan.

"Buat sekolah kalian bangga, buat kami bangga, buat orang tua kalian bangga karena berhasil mengibarkan dan menurunkan bendera secara sempurna," kata Bupati. 

Bupati dua periode bersyukur, karena tahun ini Kabupaten Barru berhasil meloloskan Paskibraka hingga Tingkat Provinsi Sulsel yang terdiri dari 2  Putra dan 2 Putri calon Paskibraka yang bertugas di Tingkat Provinsi.

"Mudah-mudahan segenap calon Paskibraka yang bertugas nanti baik di Tingkat Kabupaten, maupun Provinsi diberikan kelancaran dan kesuksesan," ujarnya.

Sementara itu, Sekda Barru Abustan, Ketua Panitia Paskibraka yang ditunjuk melaporkan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022, sudah melakukan seleksi Paskibraka. 

Abustan menjelaskan, pertama tes administrasi dan kesehatan. Kedua tes parade kemudian tes ketiga ideologi Pancasila dan TIU dilakukan secara online. Selanjutnya tes ke empat PPB, tes kelima kesamaptaan, dan tes terakhir kepribadian dan wawancara.

Kemudian pada saat itu, setelah selesai tes langsung keluar nilainya di komputer karena menggunakan sistem  Assessment Center Tes (Cat) dilakukan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BIP.

"Adapun prosesnya melalui beberapa tahapan tes secara transparan dan kemudian berdasarkan tes PIP, dan TIU langsung dari BPIP," kata Abustan.

Dikatakan, hasil yang diperoleh sangat sesuai kemampuan peserta di atas rata-rata. Kemudian tes yang lain adalah PBB dan ke enam tes kepribadian sehingga hasilnya sudah tersaring yang terbaik sebanyak 70 orang 35 Putra dan 35 Putri. (Syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...