TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Jabon Tempo Dulu, Sukses Mengundang Ribuan Warga


Merayakan kemerdekaan yang diselenggarakan setiap tahun sudah menjadi tradisi bagi masyarakat, dengan menggelar berbagai acara mulai dari perlombaan sampai kegiatan yang menarik perhatian.

Seperti yang dilakukan masyarakat Kampung Jabon, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Acara perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78 berkonsep tempo dulu dengan tema Jabon Tempo Dulu itu, justru mengundang perhatian masyarakat untuk menyaksikannya.


Terbukti, tidak kurang dari 1.200 orang menghadiri acara tersebut lantaran panitia membuka stan melibatkan 24 pengusaha kelas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang menggelar berbagai macam produk kerajinan tangan berupa tas, bandul kunci dan banyak lagi produk lainya. 


Ketua Pelaksana Jabon Tempo Dulu, Mujaidin, menjelaskan kegiatan ini dimaksud untuk memupuk silaturahmi antar masyarakat.

Alumni Universitas Muhammadiyah yang juga Guru SMK Muhamadiyah 8 Pakis ini berharap, agar kegiatan seperti ini tidak saja setiap tahun, tetapi dapat berlanjut setiap bulan di lingkungan Kecamatan Pakis.


Nampaknya keberhasilan acara yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (26/8) dan Minggu (27/8) itu, lantaran mendapat dukungan kalangan muda Karang Taruna Rw.11.

Pengerahan anggota Karang Taruna yang dikomandoi Tiko Dava Pratama sebagai Ketua Karang Taruna RW 11 itu, sebagai wujud partisipasi menyukseskan acara Jabon Tempo Dulu.


Sementara itu Ketua RW 11 menjelaskan, Jabon Tempo Dulu tidak hanya bernuansa militer, tetapi juga mengusung adat dengan berpakaian adat Jawa melakukan kegiatan gerak jalan bersama di hari Minggu. 

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya digelar setiap tahun saja, tetapi juga setiap bulan,” ujar Ketua Rw 11.


Rupanya kegiatan yang mengundang ribuan warga itu, menarik perhatian seorang Sabrina Andis Safira, Mahasiswi semester tiga Universitas Widyagama Malang, lantaran ikut sertanya kalangan pengusaha UKM. 

“Kegiatan ini sangat positif menunjang produk UKM. Saya berharap agar setiap kegiatan semacam ini selalu melibatkan UKM,” kata Sabrina, yang mengaku apresiasi terhadap warga Jabon atas kegiatannya. (Hari Mulyono)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama