// Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. //

Berita Foto

Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa


Perang proksi sektor minyak Libya terjadi selama ketegangan Hormuz, menciptakan kerentanan pasokan yang berbahaya bagi pasar global.

Lanjut...

Pensiunan Polri, Sulap Rumdin Jadi Kafe

Langkat, wartamerdeka.info, - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol.Whisnu Hermawan Februanto diminta bertindak tegas terhadap Purnawirawan Zaini Dalimunthe yang telah menjadikan rumah dinas Polsek P. Brandan di Jalan Stasion P. Brandan menjadi cafe tempat berjualan dan berkumpulnya anak-anak muda.

Permintaan tersebut disampaikan warga Langkat diwakili Adi Sucipto dan rekan-rekannya kepada Media OneLine di Stabat  Minggu (29 /9). 

Menurut warga Langkat yang juga tokoh muda  sudah seharusnya Pak Kapolda Sumut bertindak tegas dan memerintahkan jajarannya untuk mengosongkan segera  Rumah Dinas Polsek P. Brandan.

Alasannya Zaini Dalimunthe sudah tidak lagi bertugas sebagai aparat kepolisian dan sudah waktunya untuk mengosongkan rumah dinasnya.

"Karena itu sekali kami minta Pak Kapolda dapat bertindak tegas untuk meminta Zaini Dalimunthe segera mengosongkan rumah dinas Polsek Pangkalan Berandan agar tidak menjadi preseden buruk", kata Sucipto. 

Sementara kapolsek Pangkalan Brandan AKP Irwanta Sembiring ketika dikonfirmasi wartamerdeka.info, melalui hp minggu (29/9), sebut sudah mendengar keluhan masyarakat. "Namun lebih baik rekan media bertanya kepada humas Polres Langkat, AKP Rajendra Kesuma", ujar Kapolsek. (Hasrizal). 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama