// Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Juru Bicara Houthi Memperingatkan Serangan Jika Kapal AS Menyerang Iran dari Laut Merah


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Seorang juru bicara pemberontak Houthi di Yaman telah memperingatkan kemungkinan serangan terhadap militer AS jika kapal angkatan laut Amerika menyerang Iran dari Laut Merah.

Lanjut...

WMChannel


 

Nasabah KSP/USP Minatani Brondong Bakal Tarik Dana Deposito

 
Lamongan, wartamerdeka.info, - Sejumlah orang nasabah yang menyimpan uang di USP/KSP Minatani Brondong berencana menarik dananya, baik deposito atau tabungan untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. Dari beberapa orang nasabah tersebut diperkirakan senilai milyaran rupiah, baik dalam bentuk deposito maupun tabungan.

Alasan lain, pemberitaan mengenai KUD Minatani belakangan ini, juga menjadi salah satu pemicu nasabah memutuskan menarik dana deposito (tabungan) dari USP/KSP Minatani.
Salah seorang nasabah mengungkapkan bahwa kebutuhan menjelang lebaran adalah salah satu alasan mereka akan menarik dana yang disimpan di USP/KSP Minatani.

"Selain untuk memenuhi kebutuhan lebaran, pemberitaan mengenai KUD Minatani belakangan ini, juga menjadi alasan saya berencana menarik dana di KSP Minatani," Ungkap salah seorang nasabah.

Hal senada disampaikan perwakilan nasabah KSP Minatani, Inarto. Menurut dia, sebenarnya para nasabah yang berencana menarik dananya dari KSP Minatani ada yang karena munculnya pemberitaan akhir akhir ini, tetapi yang lebih penting karena untuk persiapan memenuhi kebutuhan menjalang lebaran.
"Untuk memenuhi kebutuhan lebaran menjadi alasan cukup masuk akal," Ujar Inarto.(wm)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama