Cinque Terre

Menlu Iran, Araghchi, Tiba di St. Petersburg Senin pagi untuk Pembicaraan dengan Putin

Lihat beritanya.....

>

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Korban Tsunami Mentawai Bertambah: 311 Tewas, 378 Orang Hilang

MENTAWAI - Korban tewas akibat gelombang tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat terus bertambah. Hingga Kamis (28/10/2010) pukul 07.15 WIB korban meninggal sudah mencapai 311 jiwa. Sedangkan korban yang hilang 378 orang.

Hal ini diungkapkan oleh  Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno,  Kamis (28/10/2010). Menurutnya, seluruh korban meninggal saat ini masih berada di Puskesmas Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selain korban tewas juga masih ada korban yang mengalami luka berat yaitu 264 orang dan yang luka ringan 140 orang.

Saat ini, para warga masih berada di tempa tenda-tenda pengungsian. "Pengungsi ada 4 ribu jiwa mereka ada di wilayah Pagai Selatan dan Pagai Utara," jelas politisi PKS ini.

Lebih lanjut Irwan mengatakan, sejumlah bantuan telah masuk sejak kemarin. Irwan memprediksi bantuan-bantuan yang masuk akan bertambah hari ini karena kondisi cuaca saat ini mendukung untuk kapal sampai ke Mentawai. Hingga kini, selain obat-obatan dan peralatan sehari-hari yang dibutuhkan pengungsi adalah tenaga medis dan relawan.

"Selain obat-obatan dan kebutuhan sehari-hari kita juga membutuhkan dokter dan relawan agar dapat segera melakukan evakuasi," tutup Irwan.

Gempa 7,2 SR mengguncang Kepulauan Mentawai, lusa kemarin. 509 orang dari 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Sikakap, Pagai Utara, Pagai Selatan, dan Sipora Selatan, dilaporkan hilang.

Guna memperlancar pencarian korban yang terseret gelombang tsunami, Rabu (27/10) kemarin tim pencari menyiapkan 4 helikopter karena pertimbangan ombak tinggi yang tidak memungkinkan untuk pencarian dengan menggunakan speed boat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama