Skip to main content

Lagi, Tabung Gas Tiga kilogram Meledak Di Cikarang Pusat Kab Bekasi

BEKASI-Tabung gas tiga kilo gram kembali meledak dan memakan korban. Minggu (21/11) tiga orang dalam satu keluarga yang tinggal di Kampung Patola RT 005/09, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi sekitar pukul 09.00 menjadi korban ledakan tabung gas tiga kilo gram dan korban dilarikan ke Rumah 
Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk mendapatkan perawatan medis secara internsif akibat luka bakar. Beberapa saksi mata yang ditemui wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, ledakan kompor gas berasal dari rumah Emih. Ketika itu Emih (40) sedang memasak, karena isi tabung gas habis Emih berusaha mengganti gas yang baru, namun dari klep keluar asap dan percikan api


Tentu saja Emih panik melihat percikan api. Dia berteriak minta tolong kedua orang anaknya Hendrik (22) dan Emas (24) dan keduanya berusaha membantu. Tetapi ketika keduanya hendak membantu tidak disangka tabung gas yang akan dipakai untuk memasak meledak hingga mengakibatkan ketiganya mengalami luka bakar yang cukup serius. Atas kejadian tersebut kendati tak menimbulkan kebakaran, tetapi rumah korban hancur berantakan hingga tetangga korban dan warga sekitar jadi panik. 


“ Wah ternyata bahaya ya tabung tiga kilo gram tersebut. Dengan kejadian tersebut hendaknya pemerintah harus secara intensif melakukan bimbingan kepada ibu rumah 
tangga bagaimana cara mengganti dan mengantisipasi agar tidak terjadi  ledakan tabung,” pinta warga sekitar yang sedang menyaksikan tragedi tersebut.


Untuk pengamanan serta indentifikasi sebab terjadinya ledakan tabung tersebut, warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Cikarang Pusat dan kini 
pihak Polsek memasang garis polisi (police line)  di TKP serta mengamankan barang bukti. Yoto

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).