// Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Berita Foto

Wanita Jepang Ditikam Mantan Pacar


Seorang pegawai toko wanita meninggal dunia setelah ditikam di sebuah kompleks komersial di distrik Ikebukuro, Tokyo, oleh seorang pria yang kemudian menikam dirinya sendiri hingga tewas.
Polisi mengatakan pria mantan pacar korban, sekitar pukul 19.20 pada hari Kamis, polisi diberitahu bahwa seorang pria bertindak kasar di dalam Sunshine City, sebuah kompleks multifungsi.
Petugas polisi mengatakan wanita itu diserang di toko Pokemon Center Mega Tokyo di lantai dua gedung tersebut. Korban yang tidak sadarkan diri dilarikan ke rumah sakit, di mana ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Petugas polisi telah mengkonfirmasi bahwa korban adalah Harukawa Moe, 21 tahun, dari Kota Hachioji, Tokyo barat dan pelakunya Hirokawa Taiki, 26 tahun, mantan pacarnya.(NHKWord-Japan)

Panglima TNI Tinjau Pulau Galang di Batam


BATAM (wartamerdeka.info) - Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Doni Monardo dan Wakil Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Teddy Laksmana, meninjau tempat yang akan dijadikan rumah sakit khusus penanganan penyakit menular di Pulau Galang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (4/3/2020).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI beserta rombongan juga meninjau beberapa fasilitas yang ada di Pulau Galang seperti bekas Pos Brimob, Rumah Sakit PMI 1 dan Rumah Sakit PMI 2 serta Barak Kuning yang ada di Pulau Galang.

Di hadapan awak media, Panglima TNI menjelaskan kedatangannya bersama rombongan ke Pulau Galang untuk melihat secara langsung lokasi dan bangunan-bangunan yang bekas dijadikan tempat para pengungsi Vietnam pada waktu mulai tahun 1979 sampai 1996.  Bangunan-bangunan yang sudah ada di lokasi tersebut akan direhab menjadi rumah sakit yang berkapasitas kurang lebih untuk seribu pasien dan semuanya akan dibuat sesuai dengan aturan atau protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh WHO.

Pulau Galang dipilih sebagai tempat pembangunan rumah sakit penanganan dan observasi penyakit menular dengan pertimbangan  bahwa  Bandara Udara Internasional Hang Nadim Batam lebih dekat dan bisa didarati oleh pesawat kecil maupun pesawat berbadan lebar.  Selain itu  jarak dari bandara Hang Nadim menuju Pulau Galang hanya memakan waktu satu jam lima belas  menit serta sudah mempunyai fasilitas diantaranya air bersih, listrik dan bangunan-bangunan.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama