// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Trump: Pembicaraan dengan Iran Mungkin Terjadi 'Pada Akhir Pekan'


Kurang dari seminggu sebelum berakhirnya gencatan senjata antara AS dan Iran, kedua pihak mungkin semakin mendekati putaran pembicaraan berikutnya. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa pertemuan berikutnya mungkin akan berlangsung pada akhir pekan.

Baca selanjutnya...

 


Prajurit TNI Hibur Anak-Anak Di Pedalaman Papua


MERAUKE (wartamerdeka.info) - Prajurit TNI dari Kodim 1707/Merauke yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-107 menghibur anak-anak pedalaman tepatnya di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua, dengan menggelar perlombaan balap karung, Senin (7/4/2020).

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke Lettu Inf Antonius Kalambia mengatakan bahwa kegiatan TMMD Ke-107 di Kampung Epem, selain pembangunan fisik 20 unit rumah masyarakat juga melakukan berbagai kegiatan non fisik termasuk kegiatan-kegiatan lain baik sosial maupun hiburan yang bermanfaat bagi warga setempat.

“Salah satunya seperti yang kita lakukan yaitu memberikan hiburan kepada anak-anak Kampung Epem melakukan perlombaan balap karung. Anak-anak terlihat antusias mengikuti lomba balap karung,” ujarnya.

Menurut Lettu Inf Antonius Kalambia, perlombaan balap karung tersebut selain merupakan hiburan juga untuk melatih ketangkasan bagi anak-anak. ”Dengan adanya kegiatan seperti ini, anak-anak bisa terhibur dan bisa lebih akrab lagi dengan personel Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke,” harapnya.

Yosef Wer (6 th) yang ikut lomba balap karung mengaku bahwa perlombaan tersebut pada awalnya memang sulit, tetapi banyak anak-anak Kampung Epem yang bisa melakukannya dengan penuh semangat dan gembira.

“Awalnya memang agak susah, baru beberapa lompatan saja saya sudah jatuh, tetapi saya dan anak-anak yang lain penuh semangat dalam mengikuti perlombaan tersebut,” katanya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama