Diduga Akibat Limbah Pabrik Baja Di Desa Tlogoretno, Tanaman Padi Hangus

LAMONGAN (wartamerdeka.info) -Puluhan petani Kecamatan Brondong, Kab Lamongan menjerit ketika melihat lahan sawahnya yang ditanami padi hangus seperti terbakar akibat limbah pabrik. Diduga limbah itu berasal dari pabrik pemrosesan baja yang berlokasi di Desa Tlogoretno, Kecamatan Brondong. 

Sejumlah warga ramai ramai mendatangi lokasi sawah untuk di-video dan diviralkan karena pihak terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup kurang maksimal dalam pengawasan. 

"Iya, biar jelas sebagai bukti konkret kalau hangusnya tanaman padi ini akibat limbah dari pabrik yang sembarangan membuangnya," ujar Luga. 

Diduga  Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki pabrik tersebut tidak berfungsi optimal atau masih acak acakan. Padahal, perusahaan pemrosesan baja itu menghasilkan limbah kimiawi yang berbahaya, baik bagi warga maupun pertanian sehingga  berakibat matinya tanaman padi di sejumlah petak lahan sawah. 

"Kalau dampak seperti dibiarkan bukan tidak mungkin akan merambat ke puluhan hektar lahan sawah yang ada di sekitar pabrik."

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab Lamongan, Yunan Achmadi dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dampak limbah dari pabrik baja itu. 

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab Lamongan, Yunan Achmadi

"Saya sudah menerima aduan warga terkait dampak limbah pabrik yang mengakibatkan sejumlah Petak tanaman padi mati," ungkap dia. 

Yunan memastikan hari ini, pihak DLH sudah melakukan kroscek ke lokasi sehingga kalau benar itu akibat dari limbah pabrik, ya akan ditindak lanjuti. 

"Kalau benar itu akibat limbah dari pabrik yang berlokasi di sekitar lahan sawah tersebut, pastinya akan kami evaluasievaluasi." (Mas)

Posting Komentar untuk "Diduga Akibat Limbah Pabrik Baja Di Desa Tlogoretno, Tanaman Padi Hangus"