// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Tanpa judul

CFD Hazet Tasikmalaya akan Ditinjau Ulang

CFD Hazet Tasikmalaya akan Ditinjau Ulang
Dinilai Tak Sesuai dengan Konsep Awal 
Foto : Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, H Aay Dahlan
TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) – Kehadiran CFD di Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet) Kota Tasikmalaya akan ditinjau ulang. Pasalnya sudah tidak sesuai lagi dengan konsep awalnya yang diperuntukan bagi kegiatan olah raga. Bukan seperti saat ini malah dijadikan tempat jualan para PKL.

Dengan melihat fenomena tersebut jajaran dari Dishub, Polres, Satpol PP dan Pariwisata akhirnya mengambil sikap dengan menyimpulkan kegiatan CFD itu sudah menyimpang. Sehingga banyak usulan alternatif di antaranya, ditutup, relokasi, diatur jadwalnya jadi satu bulan sekali atau lokasinya berpindah-pindah.
“Kami sudah buat nota dinas kepada Walikota Tasikmalaya meminta petunjuknya. Apakah CFD itu mau ditutup, relokasi atau ada solusi yang lainnya. Sekarang kami hanya menungu perintah beliau saja.Karena dulu juga CFD di Hazet itu memakai SK Walikota,”ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, H Aay Dahlan, Senin (21/8/2017).
Menurut Aay, kalau mau direlokasi pihaknya mengusulkan ada alternatif ke Jalan Ir H Djuanda dan Jalan EZ Mutaqqin.Pasalnya kedua jalan itu berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya. Sehingga bisa di pergunakan untuk kegiatan CFD.Terkecuali jalan yang milik provinsi.
Aay mengatakan kini pihaknya hanya tinggal menunggu saja perintah Walikota itu harus bagaimana solusinya.Karena pihaknya hanya sebatas mengusulkan saja.Atas perintah dari orang nomor satu di Pemkot Tasikmalaya tersebut.Sebab kebijakan itu berada di tangannya.
“Tapi kalau berbicara penataan di CFD Hazet itu, kami sudah pernah melaksanakannya bulan januari lalu.Dengan merelokasi PKL ke sejumlah titik jalan lainnya.Tapi hasilnya cuma sebentar di lakukan oleh PKL tersebut.Karena akhirnya mereka kembali lagi jualannya ke Hazet,”tuturnya.(Ariska)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama