TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

JOIN Sulsel Tingkatkan Kemampuan Anggotanya Lewat Uji Kompetensi

Wakil Sekretaris JOIN Sulsel, Irma Muhsen

MAKASSAR (wartamerdeka) -  Untuk meningkatkan keterampilan jurnalistik bagi anggotanya, pengurus JOIN Sulsel akan melaksanakan Uji Kompetensi Internal yang direncanakan berlangsung pada Desember 2017 mendatang di Makassar.


"Tujuan pelaksanaan Bimbingan Tehnis Uji Kompetensi Jurnalis ini agar rekan-rekan jurnalis dapat lebih meningkatkan keterampilan dalam menjalankan aktifitas dan tugas-tugas jurnalis," kata Wakil Sekretaris JOIN Sulsel, Irma Muhsen kepada sejumlah jurnalis di Makassar, Selasa (22/11/2017).

Selain itu, juga diharapkan sebagai bekal menghadapi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan dilakukan Dewan Pers maupun lembaga penguji yang telah ditunjuk. 

Lebih lanjut Ia mengatakan, pada Bintek uji kompetensi jurnalis ini, telah dilakukan komunikasi pada beberapa penguji UKW dari Dewan Pers yang berada di Makassar. "Pak Ketua JOIN Sulsel memberikan support tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini dengan menjalin komunikasi dengan penguji yang ada,"  katanya. 

Irma menyebut jika semua materi uji kompetensi wartawan akan dijelaskan oleh penguji. "Harapannya saat UKW dilaksanakan semua anggota JOIN Sulsel telah paham apa yang harus dipersiapkan untuk menjadi jurnalis kompoten," pungkasnya (Dar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama