TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polresta Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Psikologi Bagi Anggotanya yang Pegang Senpi


PEKANBARU (wartamerdeka) - Personil Polresta Pekanbaru melaksanakan Pemeriksaan Psikologi bagi pemegang Senjata Api Dinas dan Mapping Psikologi personil Polresta Pekanbaru, bertempat di Aula Bunga Kiambang Polresta Pekanbaru, Selasa pagi (21/11/2017) sekitar pukul 09.30 WIB.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Kombes Pol Susanto Sik ,SH ,MH yang diwakili Wakapolresta AKBP Edy Sumardi Sik didampingi oleh Kabag Sumda ,kabag Psikologi Biro SDM Polda Riau AKP Pujiono  S. Psi, beserta Tim Psikologi SDM Polda Riau.

Kapolresta KBP Susanto Sik,SH,MH melalui Wakapolresta AKBP Edy Sumardi menyampaikan, tujuan dari pemeriksaan psikologi senjata api dinas diantaranya untuk mengetahui kondisi psikologis anggota apakah layak dan memenuhi syarat untuk memegang senjata api ,sedangkan tujuan mapping yaitu sebagai awal pembinaan karir anggota polri dan dapat digunakan dalam menerbitkan surat rekomendasi psikologi ,apabila anggota akan mengikuti pendidikan kejuruan dan pengembangan lainnya.

"Diharapkan dengan diadakan pemeriksaan psikologi dapat menjaring anggota kita yang memang layak dan memenuhi syarat untuk memegang senjata api," ujar AKBP Edy Sumardi Sik. 

Di tempat yang sama Kasubag psipol biro SDM polri  AKP Eko pujiono mengatakan, pemeriksaan Psikologi sangat penting dilakukan guna menguji kemampuan para personil yang akan memegang Senpi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

"Sekaligus untuk menilai dan mengetahui tingkat emosional para anggota Kepolisian dalam menggunakan senjata api, "ungkap Eko Pujiono.(badar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama