Breaking News

Sebuah kapal IRGC di lepas pantai Bandar Abbas, Iran [File: Nazanin Tabatabaee/WANA via Reuters]
Profesor AS menggugat universitas atas penangkapan selama protes pro-Palestina
Barbara Slavin: Trump menutupi rasa malu dengan memperpanjang gencetan senjata

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Taman Wisata Karang Resik Memukau Pengunjung


TASIKMALAYA (wartamerdeka) - Taman Wisata Karang Resik sungguh Indah memukau dan sangat memanjakan mata. Hal itu diungkapkan  Andri dan Leli, pasangan suami lstri warga Ciamis yang lagi berselfi ria di lokasi wahana wisata,  Selasa (9/1/2018). 


Apalagi di saat malam nuansa natural  alam pedesaannya sangat hidup sekali. 

"Saya dan suami pernah sengaja berada di sini  bermalam mingguan, dan ini sudah ketiga kalinya kami mengunjungi tempat wisata ini, " ujar Leli  

Saat ditanya tentang tarif masuk, dia mengungkapkan sangat terjangkau.

"Apalagi jika misalnya ada lokasi taman buah buahan lalu pengunjung bisa membeli langsung memetik dari pohonnya, tentu akan sangat memanjakan pengunjung," tambahnya.

"Kami dan Suami pada khususnya sangat bangga ada tempat wisata yang dekat dari Rumah.  Kami tidak sampai 30 menit sampai di sini, " tegas pasangan suami istri warga Cikoneng yang baru menikah 6 bulan yang lalu itu.

Dia juga mengusulkan ada penginapan tapi berinterior pedesaan." Sepertinya itu akan mempercantik wahana ini. Mungkin kami bisa tiap bulan honeymoon sama suami," ucap Leli calon lbu muda yang tengah hamil 3 bulan dengan nada ceria.

Berbeda kata Enung seorang Ibu rumahtangga yang bermimpi ingin berjualan di pinggir lokasi itu.

"Tapi saya harus kepada siapa minta izinnya, kan saya hanya orang kecil, tidak kenal sama juragan juragan pemilik tempat ini," ujarnya penuh harap. (Hel)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama