Breaking News

PM Lebanon: Israel melakukan kejahatan kemanusiaan karena membunuh jurnalis
Sebuah kapal IRGC di lepas pantai Bandar Abbas, Iran [File: Nazanin Tabatabaee/WANA via Reuters]
Profesor AS menggugat universitas atas penangkapan selama protes pro-Palestina
Barbara Slavin: Trump menutupi rasa malu dengan memperpanjang gencetan senjata
Berita PBB: Sebagian besar Kota Gaza telah hancur dalam konflik

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Berita Foto

Akuntabilitas dan Keuangan Hikkapi Dipertanyakan

Ketua DPD DKI I  Nengah Suyasa
YOGYAKARTA (wartamerdeka.info) - Munas Himpunan Kontraktor Perkeretaapian (Hikkapi) yang berlangsung di Hyatt Hotel Yogyakarta berlangsung seru.  Vanyak DPD tidak puas dengan pertanggung jawaban DPP pimpinan Abdurahman.     
           
Utusan DPD Jawa Timur meminta agar anggota yang besar harus membantu yang kecil di daerah agar terjadi pemerataan dan percepatan pembangunan. Pendapat senada disampaikan DPD DKI- Banten.

Hal ini merupakan kekhawatiran memgingat persaingan global yang makin massif dan kemungkinan masuknya perusahaan asing di sektor perkeretaapian.

Ketua Hikkapi Jatim Cak Heru
Sementara DPD Sumut pertanyakan program  pengembangan kapasitas yang dijanjikan DPP yang tidak pernah dilaksanakan.

Sementara DPD Jabar, yang diwakili Waisto mempertanyakan manfaat jadi anggota Hikkapi. "Beberapa anggota malah mengundurkan diri," ujar Waisto.

Dia juga mempertanyakan akuntabilitas laporan keuangan yang tidak transparan dan meragukan.                 

Ketua DPD DKI  I  Nengah Suyasa secara tegas menuding lemahnya kepemimpinan  Abdurahman dalam mengkonsolidasikan hubungan internal maupun eksternal.

Disamping akuntabilitas laporan keuangan yang diragukan, Jateng dengan keras mengingatkan pentingnya peningkatan kemampuan komunikasi  organisasi Hikkapi dengan instansi lainnya terutama dengan pemerintah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama