// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Pendaftaran Rekanan Terakhir Hari Ini, Sistem LPSE Torut Sontak Membaik, Ada Apa?


TORAJA UTARA (wartamerdeka.info) - Sementara lelang beberapa paket proyek berlangsung, sistem LPSE (Layanan Pelayanan Secara Elektronik) Toraja Utara tiba-tiba bermasalah. Kondisi ini terjadi sejak Minggu (23/6). Bahkan, hingga siang hari ini (25/6).

Sejumlah rekanan tentu kesal dan mengeluhkan hal ini, karena berdampak pada proses lelang. Pertanyaan pun muncul ada apa?

Mereka menaruh curiga dan menduga pihak panitia bermain dalam proses lelang tersebut.

Alasan lain klasik, adanya gangguan server sehingga situs LPSE itu tidak dapat dibuka.


Sebelum itu, sejumlah paket sudah dilelang. Seperti, Perpipaan, Pengadaan, Irigasi, SPAM, Jalan, dan Konsultan.

Meski demikian, sumber yang layak dipercaya, menyebutkan, untuk mendaftar harus dengan menggunakan kode dari pihak ULP. Dengan kode itu situs baru bisa dibuka.

"Kemungkinan sudah ada yang diarahkan. Buktinya untuk masuk situsnya harus ada kode yang diberikan ULP untuk rekanan tertentu dan tidak diberikan secara umum," ungkap sebuah sumber di lingkup Jasa Konstruksi setempat.

Ketua Pokja ULP, Ardiantomo Parantean, ketika dikonfirmasi via ponsel, hari ini (26/6), tidak dapat dihubungi. Bahkan, via SMS pun tidak dijawab. Beberapa nomor miliknya tidak aktif. Jufri, anggota Pokja yang lain, saat dikonfirmasi, lama baru menjawab. Dua nomornya dihubungi awalnya tidak diangkat. Namun sontak SMS Jufri pun masuk menyatakan "Buka lpse-torajautara.net/eproc4". Ironisnya, hari ini terakhir untuk pendaftaran rekanan. (Tom)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama