// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel tidak akan bernegosiasi dengan Hizbullah


Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah..

Lanjut...

Nyampai Lebih Cepat, Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba Di Madinah

Dubes RI untuk Arab Saudi, Aguf Maftuh, menyambut kedatangan kedatangaan jemaah haji Indonesia kloter I, di selamat di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Sabtu (6/7)  pagi. (Foto: MCH Kemenag)
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Surabaya (SUB 1) tiba dengan selamat di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Sabtu (6/7) sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Kloter yang berisikan 449 orang jemaah haji asal Magetan ini tiba lebih cepat dari jadwal semestinya yakni pukul 10.00 waktu Madinah.

Kedatangan jemaah haji perdana asal Indonesia itu disambut oleh Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh, Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat, dan PPIH Arab Saudi lainnya.

Agus Maftuh mengucapkan selamat datang kepada jemaah haji. Dia bersama petugas haji adalah pelayan jemaah. “Jangan sungkan untuk meminta bantuan karena kami adalah pelayanan panjenengan. Melayani jamaah haji adalah kehormatan untuk kami,” katanya.

Dari hasil pantauan tim Media Center Haji (MCH), proses kedatangan jemaah haji berlangsung cukup cepat karena jemaah tidak perlu menunggu koper bagasi. Usai upacara penyambutan, mereka langsung diarahkan ke paviliun untuk menunggu bus yang akan mengantarkan jemaah ke hotel.

Berdasarkan data Siskohat, dari 449 jemaah asal Magetan, 2 di antaranya memakai tongkat untuk berjalan dan 8 orang lainnya menggunakan kursi roda. Jemaah tertua adalah Sukinah yang telah berumur 93 tahun.

Para petugas menjalankan perannya masing-masing. Mereka bahu-membahu melayani seluruh jemaah yang datang. Ada yang membantu mengenakan masker adapula yang mendorong jemaah ke paviliun.

Salah satu jamaah haji asal Magetan, Siti Maesaroh (57 th) mengaku senang telah sampai di Tanah Suci. Wanita paruh baya yang masih aktif sebagai Kepala Sekolah di salah satu SMP di Magetan ini berangkat ke tanah suci bersama sang suami setelah menunggu selama sembilan tahun. “Alhamdulillah perjalanannya nyaman, saya tidak merasakan lelah,” katanya.

Usai proses imigrasi, para jemaah haji menaiki bus untuk diberangkatkan ke Hotel Ishraq Al-Bustan yang berada di sektor 3 tempat mereka menginap selama di Madinah. (MCH Kemenag)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama