Breaking News

Sebelas tentara dan polisi Israel tewas bunuh diri Lihat beritanya.....
PM Lebanon: Israel melakukan kejahatan kemanusiaan karena membunuh jurnalis Lihat beritanya.....
Sebuah kapal IRGC di lepas pantai Bandar Abbas, Iran [File: Nazanin Tabatabaee/WANA via Reuters]
Profesor AS menggugat universitas atas penangkapan selama protes pro-Palestina
Barbara Slavin: Trump menutupi rasa malu dengan memperpanjang gencetan senjata
Berita PBB: Sebagian besar Kota Gaza telah hancur dalam konflik

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Prajurit Yonif 141/AYJP Laksanakan Uji Siap Tempur Tingkat Peleton


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Dalam meningkatkan kemampuan tempur prajurit, Batalyon Infanteri 141/AYJP melaksanakan Uji Siap Tempur (UST) tingkat peleton yang dilaksanakan di daerah latihan Gunung megang komplek yang diikuti oleh 274 Prajurit Yonif 141/AYJP, Ninggu (25/08/2019).

Kegiatan UST berlangsung salama 4 (empat) hari yang dimulai tanggal 21 hingga 24 Agustus 2019, dengan tujuan untuk menguji kemampuan tempur prajurit setingkat Peleton Yonif 141/AYJP, sehingga dapat mengetahui sejauh mana kemampuan yang sudah dimiliki oleh satuan setingkat Peleton tersebut dalam operasi lawan insurjen dengan berbagai materi yang diujikan antara lain Patroli Keamanan (Patkam) di gabungkan denga menembak taktis dengan munisi tajam, Pertempuran Perjumpaan (Purpa), Patroli Penghadangan (Patdang) dan penyergapan serta serangan permukiman.

Komandan Batalyon Infanteri 141/AYJP. Letkol Inf Aswin Suladi. S.E., M.AK menekankan kepada seluruh personel yang melaksanakan UST tingkat Peleton agar melaksanakan kegiatan dengan maksimal serta senantiasa memperhatikan naluri dan disiplin tempur sehingga dapat ditentukan setiap Peleton yang mengikuti UST lulus atau tidak, karena materi-materi dalam UST ini sudah dilatihkan mulai dari latihan tehnis dan latihan taktis tingkat Peleton di satuan.


Dalam pelaksanaan latihan, selalu berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit den 8 Wajib TNI dan jangan menganggap kegiatan tersebut sebagai rutinitas belaka. namun jadikan kegiatan tersebut sebagai wahana untuk menempa kita menjadi prajurit yang terlatih, sehingga siap untuk mendukung pelaksanaan tugas kedepan. (Agus v)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama