Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Bahan Baku Naik,Ratusan Produsen Tahu Dan Tempe Kota Tasikmalaya Berhenti Produksi

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) -Ratusan pabrik tempe dan tahu di Kota Tasikmalaya akan gulung tikar, alias berhenti memproduksi mulai besok hari Sabtu (29/ 5/2021). Pasalnya, bahan baku kedelai impor naik menjadi 11 ribu / kg,yang sebelumnya Rp 6.800 - Rp 7.200.

Hal ini diungkapkan Nina Herdiana ( 47) warga kampung Nagrog Kulon kelurahan Indihiang, Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ia mengatakan, produksi tahu yang dilakukan saat ini hanya mampu membeli kedelai 70 kg setiap harinya. Itu diperuntukan bagi pelanggan tetap saja, serta para pengecer di  pasar. Beda dengan saat sebelum kenaikan mampu membeli 150 kilogram dengan harga kedelai Rp 6.800, Rp 7.200 per kg.

Imbas dari kenaikan bahan baku ini sekitar 400 pabrik mulai besok Sabtu dan Minggu (29 -- 30 5/2021) akan berhenti berproduksi, Karena para produsen akan melakukan aksi damai dan tidak anarkis di Pasar Cikurubuk hingga mendatangi gedung DPRD

"Aksi ini akan menuntut pemerintah memberikan subsidi, agar para pengrajin terus bekerja," kata Imin Muslimin sekretaris persatuan Pabrik tahu dan Tempe kota Tasikmalaya.

Bahkan sebelum turun ke jalan para pengurus paguyuban produsen tahu tempe akan melakukan sidak kepada para Pemilik Pabrik supaya berhenti dulu beroperasi, vuna untuk ikut turun menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah.(H Adam)

Posting Komentar untuk "Bahan Baku Naik,Ratusan Produsen Tahu Dan Tempe Kota Tasikmalaya Berhenti Produksi"