Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Ketum Dharma Pertiwi: Umat Islam Perlu Berlapang Dada Untuk Saling Memaafkan

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Umat Islam sudah selayaknya berlapang dada dan saling memaafkan, khususnya terhadap sesama muslim dan muslimah, yang sudah barang tentu dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya sehingga adanya rasa ketidaknyaman di hati.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto saat menggelar acara halal bihalal secara tatap muka dan virtual yang dilaksanakan langsung dari kediaman, komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/5/2021).

Pada kesempatan tersebut, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengajak untuk melapangkan dada, membuka hati dengan rasa sabar dan penuh keikhlasan serta berharap Ridho Allah SWT untuk saling memaafkan segala kesalahan.

Hikmah yang dapat dipetik pada acara halal bi halal ini adalah “Terciptanya Ukhuwwah Islamiyah (sesama muslim), Ukhuwwah Insaniyah (sesama manusia) dan Ukhuwwah Wathoniah (sesama warga negara Indonesia) serta terjalinnya persaudaraan yang lebih akrab diantara sesama,” ujarnya.

Lebih lanjut Ketum Dharma Pertiwi menjelaskan bahwa Dharma Pertiwi adalah organisasi ekstra struktural yang memiliki peran dalam membina dan meningkatkan sumber daya manusia khususnya anggota Dharma Pertiwi untuk mewujudkan Wanita Indonesia yang mandiri dan tangguh guna meningkatkan kesejahteraan keluarga TNI.

Ketum Dharma Pertiwi mengajak seluruh anggota terus berkarya dan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas keluarga Prajurit TNI yang produktif dan inovatif sebagai cerminan kebulatan tekad segenap keluarga besar Dharma Pertiwi untuk mewujudkan Indonesia Maju sesuai tema yang diangkat pada acara halal bihalal ini yaitu “Dharma Pertiwi berperan serta mewujudkan keluarga tangguh, produktif dan inovatif di masa Pandemi Covid-19 menuju Indonesia Maju”. (*)

Posting Komentar untuk "Ketum Dharma Pertiwi: Umat Islam Perlu Berlapang Dada Untuk Saling Memaafkan"