// Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Juru Bicara Houthi Memperingatkan Serangan Jika Kapal AS Menyerang Iran dari Laut Merah


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Seorang juru bicara pemberontak Houthi di Yaman telah memperingatkan kemungkinan serangan terhadap militer AS jika kapal angkatan laut Amerika menyerang Iran dari Laut Merah.

Lanjut...

WMChannel


 

Polisi Tangkap Seorang Programmer Komputer Karena Melakukan Penipuan Berlogo Kemensos

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Cybercrime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap RR seorang programmer komputer karena melakukan penipuan berlogo Kementerian Sosial (Kemensos) dengan janji menyalurkan bantuan Rp 300 ribu kepada warga yang terdampak Covid-19. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pelaku beraksi sejak bulan November 2020 lalu, telah meraup kentungan Rp 1,5 miliar. Pelaku ditangkap pada 12 Juli 2021 di Jakarta. 

"Pelaku membuat sebuah akun bagi konsumen yang mau mendaftar menerima bansos Rp 300 ribu dari Kemensos. Melalui wibsite pesan berantai konsumen dapat mengisi aplikasi yang dibuat pelaku," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (19/7/2021). 

Menurut Yusri, melalui akun tersebut, pelaku meraup keuntungan dari setiap pemasang iklan di wibsite berlogo Kemensos. 

"Banyak perusahaan yang memasang iklan di wibsite pelaku. Dari pemasangan iklan, pelaku mendapat keuntungan perbulan Rp 200 juta," papar Yusri. 

Lanjut Yusri, karena merasa nama Kemensos dicatut, kemudian melaporkan aksi pelaku ke Polda Metro Jaya hingga akhirnya pelaku ditangkap. 

"Teman-teman di Kemesos melaporkan ke Polda Metro, karena merasa tidak melakukan hal tersebut. Kita melakukan penyelidikan, kemudian kita lakukan penangkapan," terang Yusri. 

Sementara itu, Kepala Biro Humas Kemensos Hasyim mengatakan, aksi pelaku sudah mencoreng nama baik Kemensos. 

"Perbuatan pelaku ini tidak terpuji dan mencemarkan nama baik Kemesos dan dampaknya mengganggu kepercayaan kepada masyarakat," kata Hasyim. 

Hasyim mengungkapkan, Kemensos mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya yang cepat meringkus pelaku pembuat akun palsu atau hoax. 

"Kami dari Kemensos berterimakasih kepada jajarannya Polda  Metro yang cepat dan sigap menangkap pelaku pembuat akun website  PPKMonline. Semoga hal ini membuat efek jera terhadap pelaku dan ke depannya tidak terulang kembali," tandas Hasyim. (Ulis)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama