// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Jatanras Polda Metro Tangkap Sindikat Copet Wanita Beraksi 50 Kali Selama 3 Tahun

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap 3 sindikat copet wanita berinisial YR, WN dan RH, 1 penadah yang juga wanita berinisial SS dan 1 supir berinisial RJ. Mereka melakukan aksi pencopetan di tempat keramaian di daerah Kerawang, Tangerang dan Jakarta. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan sidikat copet ini di pimpin YR (44) yang di antar oleh suaminya RJ yang merangkap sebagai supir. Sindikat ini sudah beraksi 50 kali lebih, selama 3 tahun. 

"Sindikat copet ini ditangkap berdasarkan hasil rekaman CCTV di supermarket di daerah Tangerang Selatan. Dimana seorang ibu kehilangan handphone dan melaporkan kepada pihak keamanan," ujar Yusri didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Awal dan Kabag Binopsnal Kompol Ridwan R Soplanit di Polda Metro Jaya, Kamis (19/8/2021). 

Lanjut Yusri, dalam aksi pencopet ini YR sebagai otak pelaku yang menentukan lokasinya dan berbagi peran bersama kedua temannya WN dan RH. 

"Saat beraksi mencopet, ketika sudah menentukan target ada yang berpura-pura menyenggol, ada yang mengambil lalu memberi hasil copetan kepada penerima dan pergi," papar Yusri. 

Pada saat terakhir mencopet, mereka menjual hasil copetan berupa handphone  kepada penadah SS seharga Rp 7,5 juta dan hasilnya di bagi rata. 

"Mereka melakukan aksi pencopet terakhir pada 14 Agustus 2021 dan ditangkap pada 16 Agustus 2021 di daerah Pulogadung, Kemayoran dan Bekasi," ungkapnya. 

Para sindikat copet di jerat pasal 363 dengan hukuman maksimal 9 tahun penjara. (Ulis)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama