// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Sebuah Rumah Di Purbaratu Diamuk Si Jago Merah, Pemilik Mengalami Luka Bakar

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Warung dan rumah itu milik Ipah mengalami kebakaran gara-gara kompor meledak saat pemilik rumah sedang memasak. Pemilik rumah ikut terbakar, dan kini dirawat di Puskesmas setempat.

Warung dan Rumah di Jl Bebedahan I kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya itu terbakar pada hari Sabtu (30/10/21), jam 14.00 Wib. Namun api berhasil dipadamkan oleh warga, sebelum mobil pemadam kebakaran datang.

Edi (53) tetangga korban yang saat kejadian ikut mengevakuasi menjelaskan, saat itu korban sedang memasak sesuatu untuk persiapan hajatan pernikahan anaknya sendiri, yang rencana akan dilaksanakan di rumahnya Jumat minggu pertama bulan November.

"Pemilik yang sedang memasak terbakar hingga dilarikan ke Puskesmas terdekat karena mengalami luka 30% dari mulai tubuh sampai sebagian kulit muka melepuh. Namun berhasil diselamatkan dan kini sedang dirawat inap," ujarnya. 

Lanjut Edi, saat itu beruntung gas 3 kg sebagai dagangan di warung itu tidak terbakar karena keburu dievakuasi.

Masyarakat saat kejadian ikut memadamkan api dengan cara manual. Dalam kejadian ini belum teridentifikasi jumlah kerugian karena belum dihitung.

Namun ada yang lucu kata Edi, karena saat api sudah padam oleh sigapnya Masyarakat, barulah beberapa menit kemudian petugas damkar datang. "Apakah masyarakat yang telat menginformasikan ke Damkar atau Damkarnya yang memang telat datang itu belum terkonfirmasi tutup," Edi (HA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama