Iklan

 


Iklan

 


,

MENU

Iklan

 


DPRD Barru Konsultasi Ke BKAD Dan Dinas Pertanian Sulsel

Jumat, Juli 08, 2022, Juli 08, 2022 WIB Last Updated 2022-07-08T05:58:56Z

MAKASSAR (wartamerdeka.info) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barru dipimpin Wakil Ketua II, AFK Majid melakukan kunjungan kerja ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan Dinas Pertanian Pemprov Sulsel, pada Kamis (7/7/2022).

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka konsultasi terkait dengan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah( LKPD).

Agenda konsultasi ini menyertakan 10 legilsator.

“Kita konsultasikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) karena ada point urgen kunjungan kami dengan teman-teman dewan ke BKAD sebagai bekal sebelum masuk ke pembahasan Pelaksanaan APBD 2021, Pembahasan KUA PPAS Perubahan 2022 dan KUA PPAS Pokok 2023 terutama dari sisi regulasi,” ungkap AFK Majid.

Menurut politisi PKB ini bahwa kunjungannya untuk berkonsultasi di Dinas Pertanian dalam rangka menyampaikan aspirasi petani kita di Barru agar program-program pertanian Provinsi Sulsel itu berbasis kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhan petani termasuk waktu realisasinya yang harus disesuaikan point lainnya.

“Peningkatan produktivitas pertanian itu harus berbanding lurus dgn kesejahteraan petani sehingga pemerintah harus hadir dalam upaya menekan ‘Modal Bertani’ demi kesejahteraan petani karena tidak ada kehidupan tanpa petani,” terangnya.

Para Wakil rakyat Barru yang berkonsultasi ke BKAD dengan Dinas Pertanian Pemprov Sulsel, selain AFK Majid (PKB) yakni, H Muh Akil( PKS) Syamsu Rijal( PDIP), Sri Wulandari( PKB), H Muhammad Erdy (Golkar), Susanti (Gerindra), Syahrul Ramdani( Nasdem), Andi Yenni (Nasdem), H Muhammad Ikbal (Gerindra) dan H Rusdi Cara (Golkar).

(Ahkam/Syam)

Iklan4

 


 


 


 


 


 


 


 



 


 


HEAD LINE

Survei Polmatrix: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi Capai 75,5 Persen

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Hasil survei Polmatrix menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Republik Indonesia ...