TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tanpa judul

 Putri Wakil Presiden (Wapres) Kyai Ma'ruf Amin, Dr Hj Siti Nur Azizah Ma'ruf Amin terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI). Siti Nur Azizah terpilih dalam Kongres II PDRI yang digelar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, 27-28 Agustus.




Kongres II PDRI ini dihadiri perwakilan dari seluruh provinsi untuk memilih Ketum PDRI periode 2022-2027. Kongres II PDRI kali ini bertema Menyukseskan Partai Demokrat Pada Pemilu 2024.


Kongres II ini dihadiri Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Sekjen Teuku Riefky Harsya, jajaran pengurus DPD, organisasi partai dan jajaran pengurus DPD PDRI.


Dalam kongres ini, Siti Nur Azizah Ma'ruf Amin mendapat amanah sebagai Ketum yang baru. Dia menggantikan jabatan Ketum sebelumnya, Titiek Budhisantoso.



"Saya ucapkan terima kasih atas dukungannya. Saatnya kita kembali pulang dan bekerja. Selamat jalan semua. Terima kasih kepada pendiri PDRI, kepada ketua lama dan pengurus lama atas pengabdiannya. Terakhir, saya mohon doa dan dukungan penuhnya agar bisa segera merealisasikan kerja-kerja politik untuk perubahan di masa depan," ungkap Siti Nur Azizah dalam sambutannya selaku Ketum PDRI terpilih.


Siti Nur Azizah menambahkan pengurus PDRI baru segera memperkenalkan PDRI Digital sebagai media konsolidasi sosial berbasis digital untuk mendukung kemenangan bagi perempuan di ajang panggung politik dan profesional. Sebab menurutnya, kalau perempuan-perempuan Demokrat meraih kemenangan besar di semua lini, itu artinya juga merupakan kemenangan besar bagi Partai Demokrat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama