Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Sempat Dilarang, Korban Kebakaran Bangun Kembali Rumahnya

TANGERANG (wartamerdeka.info) - Pasca kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Bencongan Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang kini para korban akan membangun kembali tempat tinggal mereka setelah sebelumnya adanya larangan dari Paguyuban Bina Mitra yang mengaku pengelola lahan.

Setelah mendapat jaminan dari Dra. Evi Koto, SH., Ketua Komite Pembangunan Kebon Bencongan Indah (KPK BI ) yang juga kuasa hukum para korban kebakaran akhirnya warga kembali rencana membangun rumahnya.

Dari pantauan wartamerdeka.info, Minggu siang (30/7), para korban merasa senang dapat membangun kembali rumah mereka." Kami merasa senang bisa bangun rumah kami lagi. Insya Allah Minggu ini akan mulai kami bangun," kata salah seorang korban yang tidak bersedia menyebut nama.

Dra. Evi Koto, SH

Menurut Evi Koto, pelarangan Paguyuban Bina Mitra tersebut tindakan semena-mena dan tidak punya dasar hukumnya."Karena status tanah di kawasan ini semuanya sebagai penggarap, tidak ada yang punya sertifikat, di Badan Pertanahan Negara (BPN) pun tidak terdata. Jadi yang menguasai fisik lah yang lebih berhak atas tanah tersebut," jelas Evi.

Sekedar diketahui, kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (17/5) melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Bencongan Kecamatan Kelapa Dua, meludeskan sedikitnya 20 rumah dengan 25 Kepala Keluarga atau 150 jiwa yang kehilangan tempat tinggal. (Hanafi)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...