Breaking News

Sebuah kapal IRGC di lepas pantai Bandar Abbas, Iran [File: Nazanin Tabatabaee/WANA via Reuters]
Profesor AS menggugat universitas atas penangkapan selama protes pro-Palestina
Barbara Slavin: Trump menutupi rasa malu dengan memperpanjang gencetan senjata

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Melesat, Dari Gunung ke Pesisir Sosialiasi Obat dan Makanan


BARRU (wartamerdeka,info) - Usai melakukan sosialisasi Germas P2 Zoonosis bersama Kemenkes di Desa Pujananting dan Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting bersama BKKBN di Desa Gattareng selama 2 hari, Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi NasDem drg. Hj. Hasnah Syam kembali melakukan sosialisasi dengan menyasar ke masyarakat pesisir.

Hasnah, yang juga Ketua PKK Barru tersebut, kembali melakukan kegiatan sosialisasi KIE obat, makanan dan kosmetik bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar di Lapangan Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Senin (11/9/2023).

Rilis tim media menyebutkan, Sosialisasi ini dihadiri Kepala BBPOM Makassar Hariani, Apt., Camat Soppeng Riaja, Kepala Desa Siddo, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa dan sekitar 500 orang warga Siddo serta undangan lainnya.

Dalam arahannya, Hasnah Syam mengatakan, saat ini banyak beredar produk makanan, obat dan kosmetik yang menggunakan bahan kimia berbahaya. Dan salah satu upaya untuk melindungi masyarakat dari bahaya maka dilakukan sosialisasi dan edukasi langsung, dengan harapan masyarakat bisa lebih selektif dalam menggunakan produk-produk yang beredar dipasaran

“Kami berharap, setelah sosialisasi ini masyarakat dapat menyebarluaskan pengetahuan yang didapat, minimal untuk keluarga dan tentang perlunya pengetahuan terkait obat dan makanan yang aman, sehat dan halal”, kata Hasnah yang akrab dipanggil Bu Dokter.

Sementara itu, Kepala BBPOM Makassar Dra. Hariani, Apt    menjelaskan, salah satu fungsi BBPOM pada dasarnya adalah untuk mencerdaskan masyarakat tentang penggunaan bahan berbahaya. Khusus memilih kosmetik, pihaknya menyarankan masyarakat untuk melakukan pengecekan KLIK.

"KLIK atau Kemasan, Label, Izin edar dan Kedaluwarsa suatu produk harus menjadi perhatian masyarakat saat memutuskan menggunakan produk kosmetik", tutupnya. (Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama