Literasi Psikologi Indonesia Gelar Edukasi Peran Penting Literasi


B
erdasarkan surat CEO Literasi Psikologi Indonesia Nomor 07/DLPI/SI/IX/2023, Perihal Permohonan Izin gelar "Edukasi Peran Penting Literasi" di SMKN 1 Tapalang Barat Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Selasa, 17 Oktober 2023.

Kegiatan dimaksud dilaksanakan secara klasikal tatap muka kepada peserta didik di ruang Literasi oleh Staff of Duta Literasi Pendidikan Indonesia, Alfian Mansyur, SH yang juga adalah Alumni SMKN 1 Tapalang Barat Stravisco 2018 Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Kepala SMKN 1 Tapalang Barat,  Drs. Sjahrir Tamsi  M.Pd. menyatakan rasa hormat dan bangga serta apresiasi kepada Alumni Stravisco 2018 yang datang untuk sambangi sekolahnya.  


Sjahrir Tamsi berharap kepada para peserta didiknya yang madih aktif di sekolah, untuk tiru bila ada alumninya yang dengan sengaja datang sambangi sekolahnya, apalagi kedatangannya untuk mengedukasi adik-adiknya di sekolah yang dulu tempat ia belajar menimbah ilmu.

Alfian Mansyur, SH., adalah Anggota Aktif Staff of Duta Literasi Pendidikan Indonesia yang beralamat kantor di JL. Cipinang Jaya I, Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur.

Alfian Mansyur kolaborasi dengan Mahasiswa KKN-PPL Terpadu Angkatan XXVII Tahun 2023 UNM Makassar yang Posko di SMKN 1 Tapalang Barat. 

1. Muhammad Ainun Najib, Koordinator; 2. Ferdy Pratadiansa; 3. Andi zmuh. Arya; 4. Risma Roiadi DS; 5. Risma Roiwendi BS; 6. Wilayah Cahyani; 7. Mirna Yuningsih.

Adapun tema yang dipresentasikan yakni "Peran Penting Memahami Makna, Tujuan,  Manfaat dan Prinsip Literasi"

Alfian Mansyur, SH menjelaskan bahwa Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. 

Dalam perkembangannya, definisi literasi selalu berevolusi sesuai dengan tantangan zaman. Jika dulu definisi literasi adalah kemampuan membaca dan menulis. Saat ini, istilah Literasi sudah mulai digunakan dalam arti yang lebih luas. Dan sudah merambah pada praktik kultural yang berkaitan dengan persoalan sosial dan politik.


Definisi baru dari literasi menunjukkan paradigma baru dalam upaya memaknai literasi dan pembelajarannya. Kini ungkapan literasi memiliki banyak variasi, seperti Literasi media, literasi komputer, literasi sains, literasi sekolah, dan lain sebagainya. Hakikat berliterasi secara kritis dalam masyarakat demokratis diringkas dalam lima verba (5M) : memahami, melibati, menggunakan, menganalisis, dan mentransformasi teks. Kesemuanya merujuk pada kompetensi atau kemampuan yang lebih dari sekedar kemampuan membaca dan menulis.

Dan secara etimologis istilah literasi sendiri berasal dari bahasa Latin “literatus” yang dimana artinya adalah orang yang belajar. Dalam hal ini, literasi sangat berhubungan dengan proses membaca dan menulis.

Menurut UNESCO “The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization”, Literasi ialah seperangkat keterampilan nyata, terutama ketrampilan dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks yang mana ketrampilan itu diperoleh serta siapa yang memperolehnya.

Adapun setelah kita memahami pengertian Literasi di atas, hal ini tentunya kita sudah memiliki gambaran mengenai tujuan literasi, dan tujuan literasi itu adalah sebagai berikut:

1. Membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan cara membaca berbagai informasi bermanfaat.
2. Membantu meningkatkan tingkat pemahaman seseorang dalam mengambil kesimpulan dari informasi yang dibaca.
3. Meningkatkan kemampuan seseorang dalam memberikan penilaian kritis terhadap suatu karya tulis.
4. Membantu menumbuhkan dan mengembangkan budi pekerti yang baik di dalam diri seseorang.
5. Meningkatkan nilai kepribadian seseorang melalui kegiatan membaca dan menulis.
6. Menumbuhkan dan mengembangkan budaya literasi di tengah-tengah masyarakat secara luas.
7. Membantu meningkatkan kualitas penggunaan waktu seseorang sehingga lebih bermanfaat.

Setelah memahami tujuan literasi yang begitu kompleks, hal ini tentunya kita akan mendapatkan berbagai manfaatnya  sebagai berikut:

1. Menambah perbendaharaan kata “kosa kata” seseorang.
2. Mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan untuk kegiatan membaca dan menulis.
3. Mendapat berbagai wawasan dan informasi baru.
4. Kemampuan interpersonal seseorang akan semakin baik.
5. Kemampuan memahami makan suatu informasi akan semakin meningkat.
6. Meningkatkan kemampuan verbal seseorang.
7. Meningkatkan kemampuan analisis dan berpikir seseorang.
8. Membantu meningkatkan daya fokus dan kemampuan konsentrasi seseorang.
9. Meningkatkan kemampuan seseorang dalam merangkai kata yang bermakna dan menulis. 

Sementara itu, ada beberapa prinsip penting dalam pengembangan literasi di satuan pendidikan, berikut prinsip pengembangan literasi sekolah yaitu:

1. Bersifat Berimbang.
Setiap peserta didik memiliki kebutuhan yang berbeda satu dengan yang lain, sekolah harus menerapkan prinsip ini dengan menerapkan strategi dalam membaca dan variasi bacaan. 
2. Bahasa Lisan Sangat Penting.
Setiap peserta didik harus dapat berdiskusi tentang suatu informasi dengan terbuka yang memungkinkan terjadinya perbedaan pendapat, dengan begitu diharapkan peserta didik mampu menyampaikan pendapatnya dan melatih kemampuan berpikir lebih kritis.
3. Berlangsung Pada Suatu Kurikulum. Seharusnya program literasi diterapkan pada seluruh peserta didik dan tidak tergantung pada kurikulum tertentu, dengan kata lain kegiatan literasi menjadi suatu kewajiban bagi semua guru untuk menerapkannya di setiap satuan pendidikan. 
4. Pentingnya Keberagaman 
Keberagaman ialah sesuatu yang layak untuk dihargai dan dirayakan di setiap sekolah. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menyediakan berbagai buku bertema kekayaan budaya negara Indonesia sehingga peserta didik lebih mengenal budaya bangsa dan turut serta melestarikannya.

Sebagai catatan terakhir bahwa literasi bukan hanya sekedar kemampuan membaca dan menulis karena melibatkan pengetahuan bahasa (lisan dan tulisan), kemampuan kognitif, serta pengetahuan mengenai genre dan kultural.

Dengan demikian betapa pentingnya memahami makna literasi, tujuan, manfaat, dan beberapa prinsipnya terhadap peserta didik di setiap satuan pendidikan. 

(Sjahrir Tamsi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama