Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Urgensi Peran Parenting Terhadap Anak untuk Memilih Pendidikan Vokasi (bag.1)

        Oleh : Sjahrir Tamsi

Parenting adalah pengasuhan anak. Lebih tepatnya, Parenting adalah sikap dan perilaku orang tua yang melibatkan perasaan serta pola pikir untuk mengasuh anaknya. Peran utama dari parenting adalah untuk merawat, melindungi, serta memastikan keselamatan dan kesehatan anaknya.

Di samping itu, parenting juga ditujukan untuk mempersiapkan anak dalam menghadapi pilihan masa depannya kelak. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa parenting dan pola asuh anak perlu diperhatikan oleh orang tua sebaik mungkin. 

Selanjutnya kata parenting berdasar makna atau arti merupakan ilmu tentang mengasuh, membimbing, serta mendidik anak dengan cara baik dan benar. Orang tua adalah sekolah/madrasah pertama bagi anak-anak, oleh karena itu sebelum membimbing dan mengasuh anak, orang tua sejatinya memiliki ilmu terlebih dahulu.

Mengasuh anak dengan tujuan supaya anak memiliki karakter yang baik, percaya diri, serta mandiri tentu membutuhkan ilmu. Orang tua perlu memiliki bekal dan ilmu yang cukup agar anaknya dapat berkembang dengan maksimal.

Mengasuh anak jaman now tentu berbeda dengan zaman dahulu kala. Pola pengasuhannya jelas berbeda. Orang tua (Ayah dan Ibu) tidak bisa serta merta berkiblat pada pola pengasuhan masa lalu, karena tentu saja zamannya berbeda. 

Ayah dan Ibu perlu mengikuti perkembangan zaman yang ada meskipun tetap dengan kontrol yang memadai. Parenting memang tidak dapat menentukan kesuksesan seorang anak di masa depan, namun jika parenting yang diterapkan tepat, niscaya anak akan tumbuh menjadi seseorang yang berkarakter, utuh dan paripurna,  percaya diri, serta patuh pada orang tuanya. Meskipun sudah menjadi orang tua, banyak diantara Ayah dan Ibu yang belum paham betul mengenai makna parenting. Padahal, sejatinya bekal parenting wajib dimiliki oleh orang tua dan juga bagi calon orang tua.

Anak bagaikan lembaran putih kosong yang dapat dihias dengan berbagai coretan atau tulisan. Coretan tersebut dapat menjadi indah atau justru tidak beraturan tergantung dari orang tua dan pola asuh yang diterapkannya.

Berikut ini beberapa prinsip parenting yang dapat diterapkan untuk menjadikan anak sebagai seseorang yang berkarakter positif.

1. Keteladanan.

Keteladanan orang tua sangat dibutuhkan oleh anak di era sekarang. Terlebih saat ini ancaman konten negatif dapat masuk kapan saja melalui media sosial. Orang tua perlu memberikan teladan yang baik dalam bertutur dan bersikap. Jika orang tua mampu menjadi teladan yang baik, maka dapat dipastikan karakter yang terbangun pada anak akan menjadi positif.

2. Sayang yang Wajar.

Sayang pada si kecil merupakan sesuatu yang wajar, namun jangan sampai rasa sayang yang berlebihan berbalik menjadi memanjakan. Anak yang terlalu dimanja oleh orang tua tidak akan tumbuh menjadi anak yang mandiri dan percaya diri.

3. Meluangkan Waktu yang Cukup.

Meskipun orang tua memiliki waktu 24 jam bersama anak, namun jika tidak berkualitas, tidak akan menghasilkan apa-apa. Berbeda jika orang tua meluangkan waktu khusus pada anak, maka anak akan merasa mendapatkan perhatian yang cukup. Ia akan tumbuh menjadi sosok yang berkepribadian baik karena mendapat kasih sayang dan perhatian yang cukup dari orang tuanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...