// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Medsos Penting dalam Membangun Narasi Keagamaan


Malang (wartamerdeka.info) - Media sosial keagamaan (religious media) menjadi penting karena berperan ikut membangun literasi keagamaan dalam masyarakat, seiring perkembangan teknologi, pengaruh media keagamaan tidak lagi terbatas pada umat masing-masing, tetapi hingga ke masyarakat luas.

Hal tersebut dinyatakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang, Drs. K.H. Mesno Fadlol Hija, pada acara sarasehan media sosial untuk Da'wah yang di gelar DP MUI Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang di Pendopo Kecamatan Pujon, Sabtu (11/9/2025).


Menurutnya, melalui literasi keagamaan ini media dapat membangun kapasitas seseorang untuk mampu bekerjasama dengan orang orang berbeda agama.

"Tanpa mengurangi, bahkan dapat memperkuat iman agamanya sendiri," kata K.H. Mesno Fadlol Hija.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Koramil 0818/01 Pujon, Serda Subchan widodo, menjelaskan di era moderinisasi dan kemajuan teknologi saat ini pastinya semua orang cenderung memiliki handphon (hp), maka untuk menangkal konten-konten negatif harus bijak dalam bermedsos.

"Para ulama manfaatkan teknologi media sosial dalam berdakwah dengan tetap menjaga persatuan kesatuan bangsa," kata Subchan. 

Ia menyarankan, dalam berdakwah tidak mengandung unsur sara dan memecah belah persatuan dan menyinggung suku, ras dan agama. Selain itu harus bermanfaat juga untuk menjalin silaturahmi. (Hari)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama