// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

Italia menangguhkan perjanjian pertahanan dengan Israel

Asap mengepul setelah serangan Israel di Qlaileh, Lebanon [Louisa Gouliamaki/Reuters]

JAKARTA (wartamerdeka.info)
Pemerintah Perdana Menteri Giorgia Meloni membekukan perpanjangan otomatis perjanjian kerja sama pertahanan dengan Israel, yang melibatkan pertukaran peralatan militer dan penelitian teknologi.

“Mengingat situasi saat ini, pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan Israel,” kata Meloni pada Selasa di sela-sela sebuah acara di Verona, laporan kantor berita Italia ANSA dan AGI.

Disetujui oleh Israel pada tahun 2006, perjanjian tersebut diperbarui secara otomatis setiap lima tahun. Perjanjian tersebut menyerukan kerja sama di seluruh industri pertahanan, pendidikan dan pelatihan personel militer, penelitian dan pengembangan, serta teknologi informasi.

Pemerintah sayap kanan Meloni telah menjadi salah satu sekutu terdekat Israel di Eropa, tetapi dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah tersebut telah mengkritik serangan Israel terhadap Lebanon.

Sementara tidak ada reaksi langsung dari pemerintah Israel setelah pengumuman hari Selasa.

Informasi yang diperoleh, ketegangan antara kedua negara meningkat selama seminggu terakhir setelah pemerintah Italia menuduh pasukan Israel menembakkan tembakan peringatan ke arah konvoi pasukan penjaga perdamaian Italia di Lebanon.

Pihak Italia memanggil duta besar Israel untuk memprotes insiden tersebut, yang merusak setidaknya satu kendaraan dan tidak menyebabkan cedera.

Sedangkan pada hari Senin, Israel memanggil duta besar Italia setelah komentar Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani yang mengutuk serangan yang tidak dapat diterima terhadap warga sipil Lebanon oleh pasukan Israel.

Tajani, yang juga wakil perdana menteri, berada di Beirut pada hari Senin untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Menteri Luar Negeri Youssef Raggi.

Ia kemudian menulis di X bahwa ia berada di sana untuk menyampaikan solidaritas Italia menyusul serangan Israel yang tidak dapat diterima terhadap penduduk sipil. (Aljazeera/**)

Redaktur

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama