WASHINGTON (Sputnik) - Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia telah membatalkan kunjungan utusan khusus presiden Steve Witkoff dan menantunya Jared Kushner ke Pakistan untuk pembicaraan dengan Iran.
"Saya berkata, 'tidak, Anda tidak akan melakukan penerbangan 18 jam untuk pergi ke sana. Kita memegang kendali penuh,'" kata Trump seperti dikutip oleh Fox News. Pada saat yang sama, AS tetap terbuka untuk negosiasi dengan Iran, kata Trump.
Trump mengatakan bahwa pembatalan perjalanan Witkoff dan Kushner tidak berarti dimulainya kembali serangan AS, lapor Axios. Ia juga mengatakan ada pertikaian dan kebingungan di dalam kepemimpinan Iran, sementara perjalanan tersebut akan membutuhkan waktu dan upaya yang signifikan.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu.
Selanjutnya pembicaraan di Islamabad berakhir tanpa hasil. Meskipun tidak ada pengumuman dimulainya kembali permusuhan, AS memulai blokade pelabuhan Iran. Para mediator sedang berupaya untuk mengatur putaran pembicaraan baru.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tiba di Pakistan, pada hari Jumat, yang menjadi mediator antara Teheran dan Washington. Witkoff dan Kushner diperkirakan akan berangkat ke Pakistan pada hari Sabtu. Menurut beberapa laporan, delegasi Iran telah meninggalkan Pakistan.
