Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah.
“Dalam percakapan sebelumnya di Washington antara duta besar Israel dan Lebanon untuk Washington, bersama dengan duta besar AS untuk Lebanon, dan di bawah naungan Departemen Luar Negeri AS, Israel setuju untuk memulai negosiasi perdamaian formal pada hari Selasa mendatang,” kata Leiter dalam sebuah pernyataan, menurut The Times of Israel.
Tetapi, lanjutnya Israel menolak untuk membahas gencatan senjata dengan organisasi teroris Hizbullah, yang terus menyerang Israel dan merupakan penghalang utama perdamaian antara kedua negara.
Seperti yang telah dilaporkan Aljazeera, pasukan Israel menewaskan sedikitnya 357 orang di Lebanon pada Rabu. Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon sejumlah besar jenazah dari serangan satu hari itu belum diidentifikasi.