Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


PC NU Kab. Bekasi Gelar Pelatihan Membatik

Munir Abas Buchori: Ini upaya untuk menggali motif batik khas Bekasi.

Oleh : Aris Kuncoro


BEKASI-
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bekasi bekerjasama dengan PKBM Ulumul Quran dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Senin (14/06/2010) menggelar kegiatan pelatihan membatik bagi masyarakat.

‘’Kegiatan ini kami gelar dalam rangka memberikan tambahan ketrampilan kepada masyarakat di Kabupaten Bekasi terutama yang berminat untuk mengembangkan ketrampilan membatik. Sekaligus melalui kegiatan ini kami coba menggali motif batik khas Bekasi,’’ujar KH Munir Abas Buchori, Ketua PC NU Kabupaten Bekasi yang juga piminan PKBM Ulumul Quran, ketika ditemui di tempat pelatihan.

Menurut Munir Abas, dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat Bekasi disepkati bahwa motif batik Bekasi berciri nuansa Islami dan berunsur flora.

‘’Mengingatkan sejarah perjuangan Bekasi dengan bamboo runcing, unsure keenian daerah dan bungan Teratai sebagai tanaman lokal. Dipililhnya bunga Teratai sebagai icon, karena bungan ini tumbuh subur di air yang jernin, juga bisa menjernihkan air yang keruh. Sehingga sebagai ikon falsafah Kabupaten Bekasi,’’ujar Munir Abas lagi.

Dia lalu mengingatkan dalam sejarah kebudayaan, bahwa Mulawarman, raja Tarumanagara yang berada di wilayah Bekasi, mahkotanya bertahtakan mutu manikam dengan motif bunga Teratai.

Motif bunga Teratai, tambah Munir Abas lagi, juga sering dipakai dalam beragam budaya dan agama. ‘’Seperti Sidarta Budha Gautama, Laxmi, Syiwa dan juga Ganesha digambarkan bersemedi di atas bunga Teratai. Bahkan masjid agung Kesepuhan Cirebon juga diukir dengan motif Teratai. Berarti semua agama yang pernah berkembang di Bekasi, menjadikan Teratai sebagai ikon,’’ujar Munir.

Dengan kesepakatan soal ikon bunga Teratai yang akan dijadikan sebagai motif batik khas Bekasi ini, tutur Munir lagi, maka sehari dalam seminggu seluruh PNS, guru, pelajar dan karyawan di Kabupaten Bekasi diharapkan bisa memakai batik khas Bekasi ini. ‘’Selain itu diharapkan bisa dipasarkan sehingga akan jadi kebanggaan masyarakat Bekasi,’’ katanya.