Skip to main content

Hasil Pemilukada Tangsel: Pasangan Arsid-Andre dan Airin-Benyamin Bersaing Ketat, Bisa Mengundang Kerawanan Politik

TANGSEL - Masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel) baru saja menggelar pesta demokrasi, yakni pemilihan kepala daerah (Pilkada). Dua pasangan calon yakni Arsid-Andre Taulany dan Airin-Benyamin bersaing ketat. Bahkan, hasil survei yang dilakukan oleh LSI, suara kedua pasangan calon ini cuma beda 0,26 persen.

Menurut Direktur Strategis Indopolling, Karyono, hasil Pilkada Tangsel ini mengundang kerawanan politik. 

"Yang patut diwaspadai bila terjadi pertarungan kekuatan yang seimbang seperti ini dapat mengundang kerawanan politik, baik itu dalam proses penghitungan suara atau kepentingan politik uang," kata Karyono dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (
14/11/2010).

Karyono mengatakan, terjadi persaingan ketat di Pilkada Tangsel antara Airin dan Arsid. Potensi dukungan terhadap pasangan Arsid semakin menguat. Namun demikian posisi Airin juga masih cukup kuat, sehingga kedua pasangan tersebut sama sama memiliki peluang untuk menang. 

Beberapa faktor yang menyebabkan menguatnya dukungan terhadap Arsid, menurut Karyono karena ada konsolidasi dari kelompok kritis yang tidak ingin dominasi dinasti Ratu Atut yang kian menguasai seluruh wilayah Provinsi Banten. Kelompok ini akan mendukung Arsid dibanding Airin yang notabene adik ipar Ratu Atut Khosiyah.

"Kedua, popularitas aktor Andre Taulany menjadi magnet yang dapat menggerakkan pemilih grassroots. Ketiga, adanya keinginan masyarakat munculnya pemimpin alternatif," ungkap Karyono.

Dia menambahkan, kekuatan koalisi partai-partai besar kembali diuji. Jika Airin kalah, maka kemenangan partai kecil melawan koalisi partai-partai besar bukan isapan jempol belaka. Seperti diketahui, Airin-Benyamin didukung oleh Partai Golkar, Partai Demokrat, PDI Perjuangan, PKS, PAN, PDS, PKB, PPDI dan PKPI. Sementara Arsid-Andre Taulany “Cuma” didukung oleh PPP, PBB, Hanura dan Gerindra.

"Apakah mereka (partai besar) kembali terpuruk seperti Pilkada Kota Depok beberapa waktu yang lalu? Kita tunggu saja hasil akhir keputusan KPUD Tangsel," tutupnya.

Hasil penghitungan quick count Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) yang dilakukan oleh dua lembaga survei, yakni Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Konsultan Citra Indonesia (KCI) memenangkan pasangan Airin-Benyamin dengan mengantongi suara 46,09%. Mereka menang tipis atas pasangan Arsid-Andre Taulany yang memperoleh suara 45,83%.
Tapi, Tim Sukses pasangan Arsid-Andre Taulany mengklaim meraih kemenangan dalam Pilkada Tangerang Selatan, Banten.

Ketua pemenangan pasangan Arsid-Andre, Basri, di Tangerang, Sabtu (13/11/2010), mengatakan, berdasarkan hasil penghitungan dengan mengacu pada formulir C1, diperoleh persentase sebanyak 47,67 persen untuk pasangan Arsid-Andre.

"Dari hasil perolehan suara yang kita peroleh dari hasil perhitungan di semua TPS, pasangan Arsid-Andre unggul perolehan suara dari pasangan lainnya," katanya dalam keterangan pers di AA Center di Perumahan Villa Dago, Pamulang.

Sementara itu, pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie meraih suara sebanyak 44,61 persen. Sedangkan pasangan Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno meraih 5,49 persen dan Rodiyah Najibah-Sulaeman Yasin mendapat 2,23 persen.

Pemungutan suara Pemilu Tangerang Selatan sendiri dilakukan tanggal 13 November yang diikuti sebanyak 732.195 suara dengan jumlah TPS sebanyak 1.890 yang tersebar di tujuh kecamatan atau 54 kelurahan. (badar/wartamerdeka.com)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).