Headline

Sebut Hasil Rapat Paripurna Hoaks, Presiden LIRA: Kadir Halid Sudah Sebarkan Informasi Sesat, Itu Melanggar UU ITE

PKS: Kadir Halid Sudah Permalukan Diri Sendiri Presiden LIRA HM Jusuf Rizal (kanan) bersama Jenderal TNI (Purn) Moeldoko MAKASSAR (war...

Jokowi: Saya Mengajak Pak Prabowo Dan Pak Sandiaga Bersama-sama Membangun Negara Ini

KPU Resmi Tetapkan Jokowi - KH Ma'ruf Amin Sebagai Presiden-Wapres Terpilih


JAKARTA (wartamerdeka.info)  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin  sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Penetapan tersebut berdasarkan hasil rapat pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu sore (30/6/2019).

Pembacaan penetapan Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden-wapres terpilih dibacakan Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Jokowi dan Ma'ruf turut hadir dalam pleno terbuka ini.

Selain Jokowi-Ma'ruf, elite dari Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja turut hadir. Sedangkan, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang kalah di Pilpres 2019 tidak hadir dan diwakili saksi kubu 02.

Pleno ini digelar tiga hari pasca sidang putusan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan yang diajukan Prabowo-Sandi ditolak MK.

Dengan demikian, Jokowi akan menjabat sebagai presiden untuk kali kedua. Pelantikan akan dilangsungkan bulan Oktober 2019. Komisoner KPU Evi Novilda Ginting membacakan berita acara rapat pleno penetapan capres-cawapres terpilih KPU, yakni Berita Acara Nomor 152/PL.01.9-BA/06/KPU/6/2019 tentang Penetapan Pasangan Claon Presinde dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilu 2019.

"Menetapkan pasangan calon nomor urut 1 saudara Haji Joko Widodo dan Prof Dr KH Ma'ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 85.607.362 suara atau 55,50% dari total suara sah nasional sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024," kata Evi. Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal penetapan.

Pada kesempatan pidato, pasca penetapan, Jokowi mengajak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara.

Jokowi awalnya menyampaikan terima kasih kepada rakyat yang telah mempercayainya untuk melanjutkan pembangunan Indonesia. Dia sadar kalau membangun negara tidak bisa dilakukan oleh satu orang, dua orang atau kelompok tertentu.

"Saya mengajak Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini," kata Jokowi.

Jokowi yakin Prabowo-Sandi mau bersama-sama membangun negara. Dia menyebut Prabowo-Sandi sebagai patriot.

"Saya yakin beliau berdua adalah patriot yang menginginkan negara kita makin kuat, maju, adil dan makmur," ucap Jokowi.(A)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jokowi: Saya Mengajak Pak Prabowo Dan Pak Sandiaga Bersama-sama Membangun Negara Ini"

Posting Komentar